JAKARTA, fornews.co – Merespons tingginya minat pasar terhadap produk lokal Musi Banyuasin seperti Gambo Muba dan aspal karet, Pemkab Muba akan memasukkan keduanya ke dalam Katalog Elektronik.
“Dalam kurun waktu satu minggu ke depan, Perangkat Daerah menyusun kajian teknis dari produk yang akan diusulkan ke dalam katalog elektronik daerah,” ujar Bupati Muba Dodi Reza Alex di sela Rapat Koordinasi Perangkat Daerah dalam rangka Persiapan Pembentukan Katalog Elektronik Lokal Kabupaten Musi Banyuasin secara virtual dari Kantor Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) di Jakarta Selatan, Jumat (13/11).
Menurut Dodi, produk unggulan di Kabupaten Musi Banyuasin yang bisa diusulkan ke dalam Katalog Elektronik tersebut yakni aspal karet yang bisa menaikkan kesejahteraan petani karet di Sumatra Selatan khususnya petani karet di Muba.
“Kemudian, batik Gambo yang mampu mengangkat ekonomi petani getah gambir. Gambo Muba adalah tekstil khas metode jumputan, diwarnai dengan dicelup getah gambir yang awalnya dianggap limbah dan dibuang percuma. Selain itu juga ada produk lokal lainnya,” katanya.
Dodi menyampaikan, selama pelaksanaan penyusunan kajian ini Perangkat Daerah akan bekerjasama dengan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Musi Banyuasin dan berkonsultasi dengan LKPP RI.
“Dalam proses penyusunan Katalog Elektronik Lokal ini seyogianya senantiasa berkonsultasi dengan LKPP. Dengan demikian apabila telah tersusun Katalog Elektronik Lokal ini, kedepannya untuk pelaksanaan pekerjaan yang berulang tidak perlu dilaksanakan dengan tender cukup dengan E-purchasing,” tegasnya.
Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Roni Dwi Susanto mengapresiasi Bupati Muba dalam upaya mengembangkan, memanfaatkan, serta memasarkan produk lokal Muba.
“LKPP akan siap mendampingi untuk memberikan masukan dalam upaya Pemkab Muba mengembangkan e-katalog lokal,” tuturnya.
Menurutnya, Bupati Muba Dodi Reza Alex punya komitmen serius dalam memanfaatkan produk lokal daerah sendiri yang tentunya memberikan kontribusi positif dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.
“Semoga nantinya proses pengembangan e-katalog lokal Muba dapat berjalan lancar,” tukasnya. (ije)

















