PALEMBANG, fornews.co – KONI Provinsi Bali bertandang ke KONI Provinsi Sumatra Selatan untuk menggalang dukungan Bali menjadi tuan rumah PON XXI 2024.
“Jadi tujuan kedatangan pengurus KONI Bali ke sini untuk meminta dukungan menjadi tuan rumah PON XXI. Bali akan menjadi tuan rumah bersama Nusa Tenggara Barat (NTB),” kata Wakil Sekretaris Umum KONI Sumsel Ade Karyana usai menerima pengurus KONI Bali di Sekretariat KONI Sumsel, Kamis (21/12) pagi.
Menurut Ade, yang didampingi Bidang Audit Internal KONI Sumsel, Amir Faisal dan Bidang Sekretariat KONI Sumsel, Tony Pusriyadi, Bali mengajukan diri sebagai tuan rumah PON bersama NTB.
“Pelaksanaan di Bali akan tersebar di 11 kabupaten dan kota,” terang mantan kepala dinas pendidikan provinsi Sumsel ini.
Namun menurut Ade, kedatangan Bali sedikit terlambat. Sebab Sumsel telah memberikan dukungan pelaksanaan pesta olahraga nasional itu kepada Aceh dan Sumatra Utara.
“Sebelumnya pengurus KONI Aceh dan Kalimantan Selatan telah datang ke kami untuk meminta dukungan yang sama. Bahkan Sumsel sudah menyatakan memberikan dukungan kepada Aceh-Sumut dengan menyerahkan surat pernyataan. Namun ini kan masih lama, dan belum final. Masih bisa berubah. Lagi pula ketentuan tuan rumah PON baru akan diambil dalam Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub),” tandasnya.
Wakil Sekretaris Umum KONI Bali, Ida Ayu Ratih memberikan apresiasi pada Sumsel yang sukses menjadi tuan rumah berbagai multievent olahraga seperti PON XVI 2004, SEA Games XXVI 2011, Islamic Solidarity Games III 2013 dan ASEAN University Games XVII 2014. Bahkan kini Sumsel menyongsong menjadi tuan rumah Asian Games XVIII 2018 bersama DKI Jakarta.
“Mohon dukungan pada KONI Sumsel dan pak Gubernur Sumsel kepada Bali untuk menjadi tuan rumah PON XXI 2024 bersama NTB,” kata Ida didampingi Igan Susrana Bidang Organisasi, I Gede Suadi SH Ketua Umum KONI Kabupaten Karang Setra .
“Kemungkinan 34 cabang olahraga di Bali dan 10 di NTB. Anggaran dipersiapkan dari 2019 selama lima tahapan,” imbuhnya. (ije)
















