Begini Cara Istri Gubernur Sumsel Cari Uang Tambahan

Istri Gubernur Sumsel, Febrita Lusia Deru (kemeja) bersama anak-anak dan keluarga menunnjukkan hasil panen kebun sayur mayurnya.(foto/humas pemprov sumsel)

PALEMBANG, fornews.co – Untuk mengisi waktu libur, istri Gubernur Sumsel, Febrita Lustia Deru memanfaatkannya untuk memanen kebun sayur mayur bersama anak-anak dan keluarga besarnya di Villa Gandus, Palembang, Selasa (21/11). Ya, berkebun adalah salah satu kehobian istri orang nomor satu di Sumsel ini.

Bagi Febrita, berkebun tak hanya mengasyikkan, tapi juga punya banyak dampak positif lainnya. Selain bisa dimanfaatkan sebagai momen berkumpul bersama keluarga, dan menghilangkan kepenatan setelah beraktivitas seharian, berkebun juga bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah yang tidak sedikit. Dengan manfaatnya yang sangat banyak itu, Ketua TP PKK Sumsel ini pun tak bosan-bosan mengajak semua ibu-ibu di Sumsel untuk mengisi waktu luang dengan berkebun dan memanfaatkan pekarangan rumah.

Selasa siang, Febrita tampak mulai memanen kebun sayurnya sekitar pukul 14.00 wib hingga sore hari. Tak tanggung-tanggung, ibu empat putri ini berhasil memanen terong ungu hingga 30 kg, timun 15 kg, kangkung, cabai rawit satu keranjang, serta tomat kecil satu keranjang. Biasanya, hasil panen ini ia jual ke sejumlah pasar tradisional di Palembang, seperti Pasar KM5. Bahkan jika hasil kebunnya banyak, tak jarang dijualnya hingga ke Pasar Induk Jakabaring.

“Berkebun ini banyak sekali manfaatnya. Jadi ayo ibu-ibu tunggu apalagi, mari berkebun di halaman rumah. Berkebun ini asyik untuk mengisi waktu bersama keluarga,” katanya.

Dikatakan Febrita, selain dijual, hasil kebun itu juga mereka manfaatkan sendiri untuk kebutuhan di rumah. Terutama ketika ia dan keluarga besarnya sedang singgah di rumahnya di kawasan Gandus tersebut.

“Selebihnya kita jual ke pasar-pasar, uangnya bisa dimanfaatkan untuk mereka yang membantu mengurus kebun, jadi pengeluaran bisa dihemat. Bisa juga untuk membeli pakan ternak,” ungkapnya.

Menurut Febrita, berkebun bisa dilakukan di mana saja, tak harus memiliki halaman rumah yang luas. Caranya bisa dengan memanfaatkan pola tanam hidroponik yang sedang ngetren saat ini. Pola ini pula telah ia lakukan di kediamannya di kawasan Taman Kenten, Palembang.

“Di rumah Taman Kenten juga ada kebun. Tapi karena halamannya tidak besar, kebunnya hidroponik. Pokoknya berkebun bisa di mana saja, nggak harus punya halaman rumah yang luas,” jelasnya.

Sebelum menjadi Ketua TP PKK, kata Febrita, biasanya ia sendiri yang menjual hasil panen tersebut ke pasar. Namun seiring padatnya jadwal sebagai Ketua TP PKK Sumsel dan mendampingi tugas sang suami, Febrita hanya bisa memanen dan berkebun saja.

“Saya ingin kebiasaan ini bisa ditularkan ke ibu-ibu lainnya. Jadi bisa hemat pengeluaran, dan akhir pekan bisa kumpul bersama keluarga berkebun bersama,” tandasnya.(bas)

Loading...