KAYUAGUNG, fornews.co – Dinas Pendidikan (Disdik) Ogan Komering Ilir (OKI), bakal memasukkan kurikulum kemaritiman sebagai bahan ajar bagi siswa mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah atas (SMA) di daerah ini.
Sebagai bahan ajar baru, belum seluruh sekolah akan diberlakukan kurikulum kemaritiman tersebut. Melainkan, baru ada empat lembaga pendidikan yang berdasarkan tingkatan masing-masing satu. Yakni meliputi, TK Pembina Kayuagung, SDN 14 Kayuagung, SMPN 1 Kayuagung, dan SMAN 3 Unggulan Kayuagung.
“Kurikulum kemaritiman ini rencananya akan mulai dimasukkan ke dalam Rencana Program Pembelajaran pada semester kedua nanti,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan OKI, H Masherdata Musa’i melalui Kabid Pembinaan SMP, Dedi Rusdianto, Selasa (20/11).
Lebih rinci, Dedi menuturkan, kurikulum ini secara umum adalah untuk mengembangkan sikap, pengetahuan, serta keterampilan peserta didik tentang kemaritiman untuk kejayaan Indonesia. “Iya memang benar empat sekolah tersebut akan menjadi pilot project kurikulum kemaritiman ini,” katanya.
Menurutnya, kurikulum ini menjelaskan Indonesia sebagai bangsa dan negara maritim yang mandiri, maju, kuat dan berbasiskan kepentingan nasional. Selanjutnya, secara khusus agar peserta didik memiliki sikap cinta tanah air dan berjiwa bela negara dengan karakter maritim yang tangguh.
“Diharapkan kurikulum ini menjadikan para peserta didik memiliki karakter maritim yaitu tangguh, berpikir kritis, berjiwa pemimpin, bertanggungjawab serta adaptif, memahami dan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi,” tuturnya.
Ke depan, lanjut Dedi, kurikulum ini juga rencananya akan diterapkan di sekolah lainnya setelah melihat proses dan evaluasi.
Sementara itu, Kepala SDN 14 Kayuagung, Maryamah mengungkapkan, terpilih menjadi pilot project kurikulum yang cukup baru ini patut diapresiasi. Dirinya mengharapkan, penerapan kurikulum ini dapat sesuai dengan tujuannya sehingga akan betul-betul tepat sasaran dan bermanfaat. (rif)

















