SEKAYU, fornews.co – Program Bintara (Bincang Cerita Rakyat) yang dilakukan Polsek Bayung Lencir mendapat apresiasi Kapolda Sumsel Irjen Eko Indra Heri.
“Di Bayung Lencir Muba ada Bintara Mang Pedeka yaitu kegiatan sosial kemasyarakatan untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Itu sangat bagus dan harus ditingkatkan,” ujar Eko, Jumat (07/08).
Eko menginstruksikan kegiatan yang berorientasi kepada hubungan sosial kemasyarakatan agar dapat terus ditumbuhkembangkan di tengah kehidupan Polri khususnya yang ditugaskan di daerah. Hal ini sejalan dengan program Polda Sumsel saat ini yaitu Mang Pedeka atau Polisi Dulur Kito, yang menggambarkan kedekatan antara Polisi dan masyarakat.
Kapolres Musi Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem mengatakan, akan terus memberikan perhatian terhadap inovasi dan terobosan para Kapolsek yang bertugas di tiap kecamatan, sehingga iklim kerja para Kapolsek akan semakin baik khususnya kegiatan pelayanan kepada masyarakat.
“Setiap program bagus harus kita support sehingga semakin bagus. Adapun yang kurang bagus kita perbaiki bersama,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Bayung Lencir AKP Jonroni mengatakan, program Bintara Mang Pedeka adalah terobosan program kegiatan dari Polsek Bayung Lencir untuk menjalin komunikasi, dan meningkatkan koordinasi dengan masyarakat sehingga tercipta situasi yang nyaman, aman, dan kondusif di tengah kehidupan sosial masyarakat.
“Untuk mewujudkan rasa aman dan nyaman itu, kami berkeliling desa dan kelurahan untuk menghampiri pos-pos ronda pada malam hari. Hal itu untuk duduk bersama menyerap aspirasi dan berbincang dengan masyarakat terkait upaya meningkatkan keamanan lingkungan,” tuturnya.
Menurut Jonroni pihaknya bersama Forkopimcam Bayung Lencir berkomitmen akan terus menjalin komunikasi sampai ke tingkat bawah di tengah masyarakat. Adapun serangkaian kegiatan lainnya dalam program Bintara di antaranya memberikan pelatihan dasar kepada warga petugas pos jaga, pembinaan penyusunan jadwal piket jaga, dan bantuan jam dinding, penempelan Maklumat Kapolda Sumsel tentang Karhutbunlah, penempelan Maklumat Kapolda Sumsel tentang larangan membawa Senjata Tajam dan Penempelan Stiker Bintara Mang Pedeka serta mematuhi protokol kesehatan COVID-19 untuk pos ronda.
Camat Bayung Lencir M Imron menambahkan, komitmen untuk mendengar suara hati dari masyarakat bawah akan terus digalakkan oleh Forkopimcam Bayung Lencir. Hal itu untuk menggali potensi serta membantu permasalahan yang langsung ditemui di tengah masyarakat.
“Kalau Polsek punya Bintara, kami Pemerintah Kecamatan juga punya Temasya artinya Temu Masyarakat Desa. Tujuannya sama-sama untuk membangun komunikasi dari tingkat bawah di tengah masyarakat, dan mudah-mudahan kedua program ini akan saling bersinergi dan bisa membantu masyarakat,” ujarnya. (ije)

















