
JAKARTA, fornews.co – Untuk turut berpartisipasi pemenangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat, pada Pilgub DKI putaran kedua. Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDI Perjuangan Sumatera Selatan (Sumsel), terjunkan relawan guna mengawal pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta, 19 April 2017 mendatang.
Demikian itu diungkapkan Ketua BSPN Sumsel, Beni Hernedi, kepada awak media, Senin (17/04). Menurut Beni, hal ini sesuai dengan Instruksi dan penugasan terkait putaran kedua pasangan nomor 2 Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok-Djarot Saiful Hidayat dengan pasangan nomor urut 3 calon nomor pemilihan tiga Anies Baswedan-Sandiaga Uno, yang dituangkan dalam surat DPP PDIP Nomor 2654/IN/DPP/III/2017, ditandatangani oleh Ketua DPP Bambang DH dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
“Melalui surat yang dikeluarkan di Jakarta, pada 16 Maret 2016 itu, DPP PDIP menginstruksikan dan menugaskan seluruh pimpinan beserta anggota fraksi PDIP Perjuangan DPRD Kota/Kabupaten seluruh Indonesia, untuk memenangkan pasangan Ahok-Djarot di putaran kedua,” ujarnya.
Sementara, Ketua DPD PDIP sumsel Giri Ramanda menjelaskan, bagi pimpinan dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota/Kabupaten seluruh Indonesia, yang tidak mengindahkan instruksi dan penugasan ini, maka DPP Partai akan memberikan sanksi organisasi sesuai dengan AD/ART dan peraturan partai.
Giri menerangkan, kondisi politik di Jakarta, dalam kategori kondusif, sesuai mandat DPP, ia beserta jajarannya serta seluruh kader partai bersemangat menangkan Ahok-Djarot. “Secara umum kondisi politik di jakarta masih dalam katagori aman dan kondusif, semua kader partai bersemangat. Untuk memenangkan pasangan pak Ahok-Djarot sesuai intruksi DPP,” terangnya.
Ketua DPRD sumsel ini menambahkan, BSPN Sumsel, sendiri mensupport penghitungan suara dibeberapa wilayah di kawasan Jakarta Selatan. Di lapangan, BSPN Sumsel, menurunkan petugasnya sebagai relawan. Dia juga mengatakan, sebagai kader, dirinya tentu saja berharap agar proses tahapan perhitungan suara bisa berjalan aman damai dan demokratis, pada pelaksanaan Pilgub DKI nanti.
“Pilkada DKI harus berjalan aman damai dan demokratis. Karena Jakarta, ibu kota negara tentu akan jadi barometer politik nasional. Kita di daerah berharap dan berdoa yang terbaik untuk Jakarta,” tandasnya. (cak)
















