SEKAYU, fornews.co – Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex bersama Forkopimda mengecek kesiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19, mulai dari tempat penyimpanan vaksin sampai tenaga vaksinator. Hal ini terkait akan dimulainya secara serentak vaksinasi di seluruh Indonesia pada 13 Januari 2021.
“Muba sudah siap, mulai dari tempat gudang penyimpanan hingga tenaga kesehatan sudah disiapkan secara maksimal. Kalau pak Presiden Joko Widodo nantinya sudah divaksin, saya, Wabup bersama Forkopimda di Muba juga siap. Ini juga upaya mengedukasi masyarakat,” ujar Dodi usai meninjau storage atau gudang penyimpanan vaksin di Muba, Jumat (8/1/2021).
Menurut Dodi, guna mengedukasi masyarakat dirinya juga akan melibatkan tokoh masyarakat dan ulama untuk mengajak masyarakat agar siap divaksinasi.
“Nah, peran untuk edukasi ini tidak hanya dilakukan Pemerintah, tapi juga Tomas dan Ulama serta Tokoh Pemuda harus andil untuk mengedukasi warga Muba,” katanya.
Dodi mengatakan, secara kesiapan fasilitas hingga SDM yakni tenaga kesehatan Muba sudah sangat siap. Saat ini ada 28 Faskes dan 3 Rumah Sakit di Muba yang telah siap untuk melayani vaksinasi. Termasuk 555 vaksinator yang telah mendapatkan pelatihan khusus dan bertugas untuk memberikan vaksin ke masyarakat.
“Muba sendiri mendapatkan jatah 3.228 dosis vaksin Covid-19 dan jumlah tenaga kesehatan yang kita usulkan untuk melakukan vaksin tahap pertama yakni 3.320 orang, dan semuanya sudah siap. Prinsipnya Muba tinggal menunggu distribusi vaksin saja,” tutur Dodi.
Dodi menambahkan, jika nanti vaksin sudah tiba di Muba, Pemkab Muba bersama unsur Kepolisian dan TNI akan berkoordinasi dan kerja sama untuk menjaga langsung pendistribusian vaksin tersebut.
“Nanti kita akan bentuk Tim Satgas dalam pendistribusian vaksin ini. Tim Satgas akan melibatkan unsur pengamanan baik Kepolisian, TNI dan tenaga kesehatan,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Muba, dr Azmi Dariusmansyah mengatakan, Muba siap menerima hingga melaksanakan vaksinasi Covid-19. Di mana berbagai persiapan telah dilakukan pihaknya jauh-jauh hari, mulai dari fasilitas untuk penyimpanan vaksin, hingga metode distribusi ke Puskesmas.
“Kita sudah lakukan persiapan, mulai dari pengambilan vaksin di Palembang, storage vaksin, distribusi, hingga pelaksanaan. Untuk pengambilan kita meminta bantuan lintas sektoral, seperti pengawalan lalu lintas dengan Polres Muba,” jelas dia.
Mengenai jadwal pengambilan vaksin dari provinsi, Azmi menerangkan, masih menunggu jadwal yang dikeluarkan Pemprov Sumsel dalam hal ini Dinkes Provinsi.
“Nanti, setelah vaksin diambil akan ditempatkan di Dinkes Muba, disini kita sudah siapkan 8 unit cold chain vaksin yang terdiri dari lemari es, freezer dan termos yang bisa menyimpan hingga 20.000 dosis vaksin,” kata dia.
Untuk tahapan selanjutnya, kata Azmi, vaksin-vaksin tersebut akan disalurkan ke 28 Puskesmas yang ada di Kabupaten Muba. Di Puskesmas tersebut juga telah disiapkan berbagai fasilitas kesehatan.
“Dapat dipastikan, 28 Puskesmas kita sudah siap, sudah kita koordinasikan semuanya termasuk Puskesmas yang jaraknya jauh. Selain itu, kita juga siapkan genset di Puskesmas, untuk antisipasi jika terjadi pemadaman listrik,” tukasnya. (ije)
















