SEKAYU, fornews.co – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Muba langsung mengambil langkah antisipasi, agar tidak terjadi provokasi terkait pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid, yang terjadi di Garut, Senin (22/10) lalu.
Kepala Badan Kesbangpol Muba, HM Soleh Na’im, SE, MM menyampaikan, pihaknya mengajak bersama-sama berkoordinasi dan mengantisipasi terkait kejadian tersebut, agar tidak terjadi di Bumi Serasan Sekate. Kemudian, tetap bersinergi dengan pihak Polres dan Kodim.
“Kita berharap jangan sampai mudah terprovokasi dengan kejadian itu, khususnya oganisasi Ansor Kabupaten Muba, sehingga tidak berdampak di wilayah Muba serta terjaga keamanan dan kedamaian”, ungkapnya, usai menggelar rapat koordinasi dan antisipasi, di Ruang Pertemuan Badan Kesbangpol Muba, Selasa (23/10).
Senada dengan itu, pihak Kodim dan Polres Muba juga mengajak untuk bersama-sama menyatukan persepsi dengan menjunjung tinggi keamanan, menetralisir dan silaturahmi dengan pihak kecamatan, desa, tokoh agama dan masyarakat sehingga provokasi tidak terjadi.
Ketua FKUB Muba, Drs H Ahmad Yani, MM, sangat mendukung untuk segera mengantisipasi permasalahan tersebut sehingga tercipta situasi kondusif di Kabupaten Muba.
Rapat tersebut dihadiri Kasatintelkam Polres Muba, AKP. Metri Heriyadi, SH, Pasi Inteldim 0401 Muba Kapten Inf. Iwan Setiawan Kodim Muba, Ketua FKUB Muba Drs. H. Ahmad Yani, MM , MUI Muba M. Albar, LC, Pimpinan Cabang Ansor Kabupaten Muba dan Staf Badan Kesbangpol Muba. (tul)

















