PALEMBANG, fornews.co – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sumsel, Febrita Lustia Herman Deru mengingatkan kepada para guru-guru PAUD terkait maraknya kasus pelecehan seksual.
Febrita mengatakan, sangat miris dan prihatin terhadap tingginya kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang menimpa anak-anak. Berkaca dari hal itulah, seluruh unsur masyarakat meningkatkan kepedulian pada pengawasan dan perlindungan anak, terlebih para guru PAUD.
“Di sinilah peran PAUD. Guru-guru PAUD senantiasa mengajarkan dan memberitahu anak-anak tentang hal apa hal yang tidak boleh dilihat, dibuka, dipegang oleh orang lain. Tidak boleh mengikuti orang yang tidak dikenal, Peran keluarga dan kepedulian kita bersama sangat penting untuk perlindungan anak,” tegas dia, saat membuka Rapat Koordinasi dan Advokasi Bunda Paud Tingkat Kabupaten/Kota se-Sumsel, di Griya Agung, Selasa (14/12/2021).
Febrita mengharapkan, dari rapat ini akan tersusun rencana program kerja Bunda PAUD Tingkat Kabupaten/Kota dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Mulai dari membentuk Kelompok kerja (Pokja) Bunda PAUD Tingkat Kabupaten/Kota, bagi daerah yang belum membentuk pokja Bunda PAUD.
“Kemudian mendampingi satuan PAUD agar memiliki layanan PAUD berkualitas dan berperan dalam perwujudan layanan PAUD Holistik Integraif di komunitasnya,” tandas dia. (aha)

















