PALEMBANG, fornews.co-Sebanyak 92 atlet dari 15 negara bakal berkompetisi di lapangan pasir dan cuaca panas, pada The 6th Sumatera Governor Cup Asia Pacific Beach Volleyball Tournament 2017, di Venue Voly Pantai Jakabaring Sport City (JSC), Kamis (19/10) ini.
Iran, Thailand, Singapura, Hongkong, Arab Saudi, Selandia Baru, Malaysia, Australia, China, Oman, Qatar, Jepang, Maldives, Korea Selatan, Kazakhstan, dan termasuk tuan rumah Indonesia
Namun, setelah para peserta menjalani latihan di venue JSC, banyak dari atlet voly pantai yang sedikit mempermasalahkan kondisi lapangan. Seperti yang diungkapkan atlet Voly Pantai Qatar, Ahmed Tijan Janko, sebaiknya untuk perhelatan Asian Games tahun depan, Palembang bisa membangun lapangan yang lebih baik lagi. “Ini pertama kali kami ke Palembang. Setelah melihat lapangan, kami tetap akan memberikan kemampuan terbaik untuk Qatar,” ungkapnya.
Hal serupa juga diutarakan atlet voly pantai putri Australia, Louise Bawden, bahwa cuaca di Kota Palembang sangat tertarik. “Ini kali ke empat kami bermain di sini (Palembang). Sama seperti yang diungkapkan Qatar, kamo berharap untuk kedepan lapangan akan lebih baik lagi. Walaupun sudah ada peningkatan dari sebelumnya. Karena, kami sudah mempersiapkan diri untuk bermain lebih maksimal,” ujarnya.
Sementara, atlet tuan rumah Muhammad Asyifah menjelaskan, kondisi lapangan di Palembang sudah lebih baik dari sebelumnya. Sudah tentu, tes even ini akan dimanfaatkan untuk mengasah kemampuan tim jelang Asian Games 2018 mendatang. “Cuaca di Palembang sangat panas, tapi ini akan menjadi tantangan lain. Kami harus tampil lebih baik di even ini. Karena pada Asian Games nanti, kami ditargetkan meraih emas,” jelas peraih posisi runner up pada even Asia Pasific Jepang, beberapa waktu lalu itu.
Menanggapi pernyataan atlet tentang kondisi lapangan, pihak panitia pelaksana menyampaikan, memang masih ada gundukan-gundukan batu pada lapangan yang di pakai untuk latihan. Namun pihak panitia sudah mengantisipasi kondisi tersebut, agar lima lapangan yang dipakai sesuai dengan espektasi semua peserta. “Persiapan di lapangan penambahan pasir langsung didatangkan dari Belitung pinggiran Sungai Musi, gedung baru dan 7 lapangan Voli,” ujar Kepala Bidang Voli Pantai Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP-PBVSI), Slamet Mulyanto, Rabu (18/10).
Dia melanjutkan, bahwa lapangan voly pantai memang belum permanen. Namun, layak untuk venue kejuaraan Internasional. Pada even ini, Indonesia menurunkan tiga pasang atlet terbaik putra/putri. Dengan target juara, timnas bisa melihat tolok ukur kekuatan di Asia Games 2018 mendatang. “Dari putra, Indonesia turunkan Rachmawan Ade/Asyifah Mohammad, Ramadhan Gilang/Pribadi Danangsyah dan Shihab Imtaq/Dewantoro Gunawan. Sedangkan Putri, Juliana Dhita/Utami, Ratnasari Desi/Eka Yakobed dan Rahawarin Martha/Sari Nur Atika. (tul)
















