PALEMBANG, fornews.co – Kantor KPU Palembang, Kamis (05/07) pagi, didatangi puluhan massa dari Garda Api yang menuntut agar pihak penyelenggara pemilu itu dapat menggelar ulang Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang.
“Ada 27.832 tercatat sebagai Daftar Pemilih Tetep (DPT) ganda, ini yang kami permasalahlan karena tidak sesuai. Kami juga menduga ada keterlibatan ASN (Aparatur Sipil Negara) dan money politic untuk pengkondisian yang TSM hingga tingkat RT,” kata Koordinator Aksi Garda Api, Yan Hariranto, di sela – sela aksi di depan Kantor KPU Palembang, Kamis (8/07).
Yan mengungkapkan, dari data tersebutlah mereka meminta kepada KPU Palembang dapat menggelar Pilkada ulang di Palembang. “Kami masih percaya bahwa KPU independen, untuk laporan ke Panwaslu juga sudah kami sampaikan melalui tim advokasi kita,” sambungnya.
Menanggapi aksi massa Garda Api, Komosioner KPU Palembang, Firamon Syakti, yang menerima rombongan massa aksi menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari Garda Api untuk kemudian diteliti oleh KPU.
“KPU Palembang sudah melaksanakan tahapan pemilihan sesuai dengan PKPU, jika menurut kacamata pihak lain ada yang tidak sesuai aturan silahkan buat laporan,” tandasnya.(tul)
















