
PALEMBANG, fornews.co-Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Seberang Ulu (SU) I, Palembang, ciduk trio wanita ABG yakni WL (15), AY(16) dan LL (15), Kamis (02/02). Ketiga wanita yang masih (bau kencur) itu diamankan polisi karena diduga terlibat komplotan Monico Saputra alias Acul atau dijuluki “Raja Begal” yang kerap beraksi di kawasan Seberang Ulu I dan Jakabaring.
Ketiganya ditangkap di tempat yang berbeda, AY dan LL ditangkap saat sedang berada di rumahnya Jalan DI Panjaitan, Lorong Pahlawan I, Kelurahan Bagus Kuning, Kecamatan Plaju, Palembang. Sedangkan, WL ditangkap di rumahnya kawasan Jalan Yaktapena I, Kecamatan SU II, Palembang.
Kepada petugas LL mengaku, pernah beraksi bersama Acul, di kawasan Dekranasda, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan SU I Palembang, pada bulan Januari lalu. “Hanya satu kali, di kawasan Dekranasda. Waktu itu, saya diajak Acul, untuk membegal di sana. Dia yang bawa motor saya hanya di boncengnya saja,” akunya.
Lanjut LL menceritakan, setibanya di lokasi kejadian melihat ketiga korban dengan mengendarai dua sepeda motor. Lantas, ia bersama Acul, langsung memepet korban untuk meminjam telepon seluler (ponsel) korban. “Setelah dapatkan ponsel itu, kami langsung kabur. Dapat, dua ponsel pak merek Oppo dan Advan. Saya yang jual ponsel Oppo itu, seharga Rp700.000. Kalau Advan, Acul sendiri yang menjualnya,” imbuhnya.
Namun, dia membantah kalau dirinya yang menjual semua ponsel-ponsel hasil rampasan si “Raja Begal”. Menurutnya, ia hanya menjual satu ponsel saja yakni merek Oppo yang dirampasnya itu. “Cuman satu pak, ponsel Oppo itulah. Ponsel lainnya saya tidak tahu siapa yang menjualnya. Uangnya sudah habis, saya gunakan untuk makan-makan bersama teman-teman yang lain,” dalihnya.
Sementar itu, WL dan AY membantah pernah ikut Acul beraksi. Hanya saja, keduanya mengaku ikut menikmati uang hasil kejahatan dari Raja Begal tersebut. “Saya tidak pernah ikut mereka begal pak. Hanya ikut menimati uangnya, saya dikasih Acul Rp50.000,” tutur keduanya.
Sementara itu, Kapolsek SU I, Kompol Khalid Zulkarnain mengatakan, pihaknya mengamankan tiga wanita yang diduga terlibat aksi begal, atas pengembangan dalam membongkar kejahatan begal di wilayah hukumnya, yang sangat meresahkan masyarakat. “Saat ini sedang dalam pemeriksaan. Ketiga masih kita proses, dan menggali pelaku begal lainnya,” tukasnya. (bay)

















