
PALEMBANG-Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumsel Widodo menyatakan, mempersilahkan bagi sekolah di daerah-daerah untuk menerapkan lima hari belajar dalam seminggu (full day school). Jika, kondisi sekolah tersebut sudah siap.
“Bagi di daerah yang memang kondisi sekolah dan lingkungannya, serta program dan gurunya siap dipersilahkan untuk memulainya. Karena ini program nasional, tentu daerah akan mendukung kebijakan sesuai dengan keadaan di lapangan,” ujarnya, saat dibincangi jurnalis di Gedung DPRD Sumsel, Senin (14/11).
Widodo menerangkan, sebetulnya lima hari dalam seminggu itu kebijakan lama yang dihembuskan pada awal tahun lalu. Menang, kebijakan tersebut cocok untuk perkotaan, dimana orang tua sebagai pekerja, stabilitas sekolah juga baik, kegiatan ekstrakulikuler juga dengan baik.
Kemudian, diluar rumah itu banyak gangguan yang memang tidak positif. “Oleh karena itu kalau anak-anak belajar di sekolah lebih dari jam reguler, maksudnya sampai sore maka itu akan lebih baik,” terangnya.
Tapi, ungkap Widodo, jangan lupa, di Sumsel ini jumlah sekolah-sekolah terbesar itu ada di daerah. Meski anak-anak di daerah tidak banyak gangguan seperti di kota, tapi itu tidak cocok untuk di daerah pelosok. “Jadi mungkin akan di split jadi dua, diperkotaan yang siap, mulai dari program, guru dan kondisi lingkungannya akan menggunakan lima hari belajar. Sementara di daerah tertentu tetap enam hari belajar,” ungkapnya.
Untuk mengisi lamanya waktu belajar, Widodo menjelaskan, sekolah tersebut harus mempersiapkan program-program baru. Sebetulnya, maksud dari ini semua bahwa anak-anak disiapkan untuk bisa mengisi waktu yang ada itu dan berpraktek bersosialisasi, kemudian melakukan kegiatan ekstra kulikuler, sehingga anak-anak menjadi anak-anak yang memiliki karakter dan jiwa yang menyiapkan dirinya untuk mengisi kedepan yang lebih ke-Sumatera Selatan-an. “Ini yang kita dorong sebetulnya. Makanya, pada kurikulum lokal kita isi materi-materi yang memang kelokalan, biar anak-anak Sumsel tak terserabut dalam akar budaya Sumsel,” tutupnya. (tul)

















