
SEKAYU, fornews.co-Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Musi Banyuasin (Disdikbud Muba), mengingatkan bagi pihak sekolah di Bumi Serasan Sekate, agar cermat dan teliti dalam mengelola dana sekolah gratis.
Demikian itu diungkapkan, Sekretaris Disdikbud Muba, Alias, di sela Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Kepala Sekolah (Kepsek) dan Bendahara sekolah TK/RA,SD/MI dan SMP/MTs se- kabupaten Muba, tentang Teknis Pengolaan dan Penggunaan Dana Sekolah Geratis bertempat di Aula SMKN 1 Sekayu, Senin (06/03).
Menurut dia, selama ini laporan yang dikumpulkan pihak sekolah ke Disdikbud masih ada yang salah. Karenanya, tugas ke depan harus memperbaiki administrasi dengan baik. “Kita tentu saja sama-sama berharap agar Kepsek dan Bendahara, dapat lebih cerdas dalam mengelolah dana ini, sehingga fungsinya dapat sesuai dengan apa yang dinginkan,” ujarnya.
Alias menambahkan, kegiatan ini rutin diadakan selama dua minggu, dan diselenggarakan dengan tujuan agar dapat meminimalisir kesalahan dalam penggunaan dana sekolah gratis di daerah ini. “Sosialisasi seperti ini rutin kita laksanakan, tetapi selalu masih ada kendala yang kita hadapi terutama soal laporan,” imbuhnya.
Masih kata dia, bimbingan teknis ini dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan serta kelancaran proses belajar mengajar di seluruh sekolah dan tingkatan. “Dengan begitu, setidaknya dampak langsung yang dirasakan adalah meningkatnya kualitas pendidikan yang dimiliki,” jelasnya.
Selain itu Alias juga berpesan, agar kepala sekolah yang menerima dana sekolah gratis tersebut, harus menyampaikan laporan surat pertanggungjawaban yang dituangkan dalam bentuk SPJ. “Terakhir yang kami minta adalah SPJ, jangan sampai dianggap remeh jika tidak mau nantinya kesulitan,” tandasnya. (cak)

















