
BATURAJA, fornews.co-Guna menghimpun informasi dari warga, Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (Polres OKU), Jumat (20/01) meresmikan rumah aspirasi yang pertama kali dibentuk dan berlokasi di Kelurahan Kemelak Bindung Langit, Kecamatan Baturaja Timur, Ogan Komering Ulu (OKU).
Kapolres OKU, AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP, melalui Kasat Binmas AKP Widhi Andika SIK SH mengajak masyarakat, memanfaatkan rumah aspirasi tersebut dengan baik. Rumah tersebut, bukan hanya diperuntukan menampung aspirasi warga saja, sesuai dengan instruksi Kapolri, jika ada satu permasalahan jangan langsung bawa kepihak yang berwajib. Melainkan diselesaikan secara kekeluargaan.
“Ini juga salah satu manfaatnya, jika ada keributan bawa ke sini (rumah aspirasi) dulu, mediasi dengan cara kekeluargaan sehingga tidak berakhir di penjara. Apalagi sampai masalah keluarga. Jika bisa diselesaikan, kenapa harus dibawa ke kantor polisi,” terang Widhi.
Dia menjelaskan, kepengurusan rumah apresiasi ini semua unsur terlibat, dari pemerintah daerah,TNI, Polri dan pihak atau elemen masyarakat lainya. Menurut Widhi, rumah aspirasi ini, milik dan menjadi tanggung jawab bersama. “Walau demikian, jika ada maling (pencuri) atau bandar narkoba tertangkap, jangan dibawa ke sini. Gak akan aman-aman kampung kita dari penjahat dan pengedar narkoba,” tukasnya
Sementara, H Faijan Tokoh Masyarakat Kemelak mengatakan, jika sebelumnya warga bingung jika ada inisiatif untuk kemajuan lingkungannya harus mengungkapkannya kemana dan dengan siapa. Dengan adanya rumah aspirasi ini, warga bisa langsung menyampaikannya atau rembuk saran.
“Tapi, jika ada warga yang memberikan suatu gagasan yang tidak dapat direalisasikan, jangan cepat berkecil hati. Ya namanya juga bentuk aspirasi. Warga juga harus mengerti, rumah ini jangan jadi tempat ngadu kalo lagi gak ada uang,” katanya, sembari mengatakan dengan adanya rumah aspirasi tingkat keamanan di Kelurahan Kemelak Bindunglangit, semakin baik.
Hal serupan di sampaikan Lurah Kemelak Bindunglangit, Ruslan Lurah Kemelak Bindung. Dengan adanya tempat penampungan seluruh inisiatif dan sumbang saran warga, tali silaturahmi antar sesama dapat terjalin dengan baik, sehingga terciptalah satu kekompakan/kerukunan antar warga.
“Kemelak ini ada 28 RT, yang terdiri dari 1765 kepala keluarga (KK) dengan 6.187 jiwa. Jika ada kekompakan satu sama lain, dipastikan tingkat keamanan di daerah ini pasti akan lebih baik. Saya juga memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang aktif melakukan penyuluhan Kamtibmas di wilayah Kemelak. Pos Kamling mulai berjalan dengan baik, sudah mulai ada koordinasi yang baik antar warga dengan pihak kepolisian terkhusus Bhabinkamtibmas,” tandasnya. (wil)

















