JAKARTA, fornews.co — Indonesia kembali menjadi panggung penting dalam perjalanan wisata kelas dunia setelah Kementerian Pariwisata merampungkan pendampingan untuk program perjalanan premium “Around the World: Visages et Civilisations du Monde 2025”.
Acara itu digelar oleh operator perjalanan eksklusif asal Prancis, Ciels du Monde, pada 14–16 November.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar, Ni Made Ayu Marthini, menilai program tersebut menunjukkan keseriusan industri global dalam menyasar wisatawan berdaya beli tinggi dan sejalan dengan fokus pemerintah pada pariwisata berkualitas.
“Kolaborasi Ciels du Monde dan White Tiger DMC adalah contoh ideal bagaimana pengalaman wisata premium dirancang. Ini bisa menjadi inspirasi bagi pelaku industri nasional,” ujarnya.
Tur keliling dunia selama 23 hari ini berhenti di sembilan negara, dari Meksiko hingga Yordania. Seluruh perjalanan menggunakan pesawat carter khusus yang menjadi standar utama segmen luxury.
Untuk rute Indonesia, dua ikon budaya dipilih sebagai pusat eksplorasi yakni Candi Borobudur dan Candi Prambanan, yang dinilai memiliki daya tarik sejarah dan keautentikan kuat bagi wisatawan kelas elite.
Sebanyak 128 wisatawan premium tiba melalui Yogyakarta International Airport dan mendapat penyambutan resmi dari Kemenpar.
Kehadiran mereka disebut penting untuk memperkuat kepercayaan pasar internasional terhadap destinasi Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, CEO Ciels du Monde, Eduard George, mengungkapkan kekagumannya atas pengalaman yang diberikan Indonesia.
“Borobudur dan Prambanan tidak hanya indah, tetapi juga menawarkan kekayaan budaya yang sesuai dengan karakter wisatawan kelas premium. Ini destinasi yang wajib bagi wisatawan Prancis,” katanya.
Pada Royal Dinner yang digelar sebagai bagian dari rangkaian perjalanan, Asdep Pemasaran Mancanegara III, Raden Wisnu Sindhutrisno, menekankan kekuatan rekomendasi personal dalam menarik calon wisatawan elit.
“Di pasar high-end, pengalaman yang diceritakan langsung oleh wisatawan memiliki pengaruh besar,” tuturnya.
Kemenpar berkomitmen memperluas kerja sama serupa untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan utama wisata premium dunia, yaitu sebuah destinasi yang tidak hanya menawarkan keindahan, tetapi juga pengalaman budaya yang otentik dan tak terlupakan.

















