
PALEMBANG-Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Riano P Ahmad menilai, Sumsel merupakan salah satu provinsi yang perkembangan pembangunannya sangat pesat. Ini menjadi satu alasan, mengapa DPRD DKI berkunjung ke Sumsel untuk bertukar informasi sekaligus sharing permasalahan pemerintahan.
“Informasi yang ingin kita share di Sumsel ini tentang masalah kependudukan, pertanahan dan juga masalah sektor pemerintahan, sekaligus sharing dengan masalah pemerintahan DKI Jakarta,” ujar Riano kepada wartawan, usai acara sharing dengan Pemprov Sumsel di ruang Rapat Badan Anggaran DPRD Sumsel, Kamis (14/12).
Riano mengungkapkan, bahwa sektor pembangunan di Sumsel juga sudah terbukti dengan pernah diselenggarakannya even Sea Games 2011 lalu. “Itu yang jadi satu tolak ukur kita melakukan kunjungan ke Sumsel, ternyata daerah diluar Jakarta juga bisa berkembang pesat,” ungkapnya.
Politisi PPP ini berharap, hal positif itu bisa tertular ke provinsi lain, agar pembangunan lebih merata. “Biasanya yang menjadi pilot project itu kan hanya Jakarta, kalau bisa provinsi lain itu juga lebih mandiri walaupun dengan APBD yang terbatas,” tukasnya.
Sementara, Sekretaris DPRD Sumsel Ramadhan Basyeban menjelaskan, kunjungan DPRD DKI sebagai kunjungan balasan untuk melakukam studi banding tentang permasalahan E-KTP, masalah kependudukan, pertanahan dan masalah pelayanan publik. “Hampir rata-rata di Sumsel tidak ada kendala yang serius terhadap beberapa permasalahan tersebut,” katanya yang ditemui di ruang kerjanya.
Dia melanjutkan, contoh permasalahan APBD Sumsel untuk tahun 2017 yang sudah selesai dibahas sebelum tahun 2016 berakhir. “Kalau dalam aturannya kan harus selesai sebelum 30 November, kita sudah selesai tanggal 25 November. Kalau DKI Jakarta sampai sekarang masih belum selesai pembahasannya,” katanya.
Kemudian, untuk masalah E-KTP, tambahnya, juga sudah hampir selesai khususnya untuk Kota Palembang yang progresnya sudah mencapai 99,05%. “Ini juga karena Sumsel dipimpin oleh gubernur yang memikirkan masyarakat dan memikirkan pembangunan. Hal itu yang membuat Sumsel masih tetap kondusif dan masyarakatnya harmonis,” tandasnya. (tul)

















