
PALEMBANG-Ketua KAHMI Korwil Provinsi Sumsel Joncik Muhammad menerangkan, sudah ada sekitar 2.000 lebih warga KAHMI dan HMI se-Sumsel telah berangkat menuju Jakarta, untuk ikut aksi, terkait desakan agar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama agar segera diadili, lantaran telah melakukan dugaan penistaan agama Islam.
Joncik menjelaskan, keberangkatan warga tersebut mendesak pemerintah dalam hal ini kepolisian, untuk segera menangkap dan memproses Ahok. “Jadi kami tegaskan, agar Ahok segera ditangkap dan diproses secara hukum. Sebab, para umat muslim akan terus mendesakkan hal itu, karena Ahok benar-benar telah menghina dan melecehkan Alquran,” jelasnya, seraya mengatakan keberangkatan warga KAHMI dan HMI se-Sumsel sebagian besar menggunakan bus dan mobil pribadi.
Ketua Komisi II DPRD Sumsel ini menuturkan, bahwa aksi akan dimulai pada pukul 13.00WIB ba’da shalat Jumat di Istiqlal, mereka akan bergabung dengan seluruh umat Islam. “Jadi seluruh umat Islam termasuk KAHMI dan HMI akan bergabung bersama-sama. Kita harap, seluruh massa dapat melaksanakan aksi dengan damai dan kepolisian dapat melakukan tugasnya hingga Ahok diadili,” ujar dia.
Sementara, Direktur Sijarum Sumsel M Khalifah Alam mengatakan, untuk menghindar dari kejadian yang tidak diinginkan, ormas-ormas Islam bersepakat berangkat ke Ibu Kota secara diam-diam. “Memang ada yang sudah berangkat dan hari ini ada beberapa ormas berangkat. Isya Allah, terakhir besok (Rabu 02/11) akan berangkat, Isya Allah umat Islam Sumsel berangkat lebih dari 5.000 orang,” katanya.
Menurut informasi, yang sudah pergike Jakarta, yakni Front Pembela Islam dan beberapa ormas lainnya. Untuk KAHMI Kota Palembang, dan HMI Cabang Palembang akan berangkat menggunakan bus. Massa yang berangkat mengunakan bus, mini bus, kereta api dan pesawat terbang. (tul)
















