
PALEMBANG-Diduga hanya karena gara-gara kalah bermain sepakbola, dua kelompok remaja tanggung dari kawasan Jalan Radial dan kawasan Bapindo, terlibat tawuran di bantaran Sungai Bapindo, Senin (10/10) sore.
Hujan batu dan kayu pun terjadi di lokasi yang persis berada di samping Gedung DPRD Sumsel. Selain saling lempar batu, diantara kedua kubu remaja tanggung tersebut, ada yang membawa samurai, parang, besi gear motor yang diikat dengan tali. Akibat kejadian ini, warga yang akan masuk menuju wilayah Bapindo takut dan berbalik arah.

Menurut Rasy, sekuriti DPRD Sumsel, saat akan melakukan patroli sore di samping Gedung DPRD, dia sudah melihat gerombolan remaja dengan pakaian hitam saling serang dengan menggunakan batu, kayu dan parang. “Persis kejadiannya saya tidak tahu, tiba-tiba mereka sudah saling serang. Kami hanya bisa mencegah dari dalam pagar kantor (DPRD ) saja, tapi mereka tetap saling lembar batu,” ungkapnya.

Namun, saat rombongan remaja dari arah Bapindo hendak kembali lagi ke kampung mereka, saat ditanya apa penyebab tawuran tersebut, salah satu remaja menjawab karena kalah bertanding sepakbola. “Budak tuh kalah maen bola kak. Nak marah,” ujarnya langsung berlalu.
Karena suasana akan gelap, tawuran kedua kubu remaja tanggung ini berakhir. Warga sekitar yang berada di lokasi tidak berani untuk melerai kejadian tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tawuran itu. (tul)
















