KAYUAGUNG, fornews.co – Beberapa waktu lalu muncul isu terkait penutupan jalan Tol Trans Sumatera yang akan menuju ke Palembang. Hal ini disebut sebagai upaya untuk mencegah agar tidak ada lagi warga yang mudik dan menindaklajuti imbauan larangan mudik lebaran 2020 oleh pemerintah pusat.
Pelarangan mudik ini sendiri diambil untuk mencegah terjadinya penularan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang lebih luas.
Akan tetapi, hingga saat ini ruas beberapa ruas tol menuju Palembang tersebut masih beroperasi seperti biasa. Manajer Operasional Waskita Sriwijaya Tol (WST), Sabdo Harimukti terkait hal ini mengungkapkan pihaknya memang berencana akan menutup ruas tol menuju Kota Palembang tersebut.
Namun menurutnya hal itu tidak serta merta bisa langsung dilakukan. “Berdasarkan hasil koordinasi kita dengan pihak Polda memang akan ada penyekatan di Tol Trans Sumatera. Untuk itu penyekatan dan arahannya kita tetap mengikuti skema atau aturan dari Polda Sumatera Selatan,” kata Sabdo, Sabtu (25/04).
“Teknis lebih lanjut juga nunggu dari Polda. Sekarang kita disuruh siap-siap (untuk menyekat tol) sembari melakukan sosialisasi terhadap pengendara karena tidak bisa tiba-tiba langsung disetop,” katanya menambahkan.
Terkait perkiraan akan dilakukan pennyekatan tol tersebut dia menyebut kemungkinan penyekatan tersebut akan dilakukan dalam tujuh hari ke depan. “Penyekatan efektif sebenarnya mulai 24 April, tapi dalam tujuh hari ke depan kita sosialisasi dulu,” jelasnya.
“Hasil koordinasi juga bahwa dari (palebuhan) Bakauheni itu ada penyekatan dan terakhir di ruas Kayuagung-Palembang. Di sana (tempat penyekatan) akan dijaga oleh petugas seperti check point biasanya,” tandasnya. (rif)

















