
PALEMBANG–Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Agung Budi Maryoto menyampaikan, apel gelar pasukan merupakan tahapan manajerial yang sangat penting, dalam rmelakukan pengecekan kesiapan personel dalam pengamanan Hari Raya Natal dan Tahun Baru.
“Bahkan, aksi teror menjadi perhatian khusus dalam operasi ini. Aksi gangguan kamtibnas dalam bentuk terorisme, terutama konflik yang berbau keagamaan dan ideologi harus diwaspadai,” ujarnya, saat menyampaikan amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Tito Karnavian, pada gelar Operasi Lilin Musi 2016 di Mapolda Sumsel, Kamis (22/12).
Agung meneruskan, tidak hanya itu, pasukan operasi lilin ini untuk mewaspadai kejahatan konvesional, seperti pencurian rumah kosong yang ditinggal penghuninya untuk berlibur. Termasuk, kewaspadaan pada arus lalu lintas.
Untuk kekuatan dan sinergitas personel, Kapolda yakin dan optimistis dapat mengantisipasi berbagai gangguan keamanan yang berpotensi mengganggu kenyaman, kelancaran masyarakat dalam mengisi perayaan natal dan tahun baru serta libur panjang.
Usai melakukan upacara gelar Operasi Lilin Musi 2016, Kapolda didampingi Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas, mengecek kesiapan seluruh personel. (tul)
















