PALEMBANG, Fornews.co – Kasus Virus Corona atau COVID-19 di Sumsel kini mulai menghembuskan angin segar. Pasalnya, hampir setiap hari kasus sembuh terus terjadi. Tercatat, hingga saat ini total pasien COVID-19 yang sembuh di Sumsel yakni sebanyak 23 orang dari total 150 orang yang terkonfirmasi positif.
Berikut fakta meningkatnya kasus sembuh di Sumsel;
- COVID-19 adalah Self Limiting Disease
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumsel, Yusri mengatakan, penyakit Virus Corona atau COVID-19 ini merupakan penyakit yang sembuh dengan sendirinya atau Self Limiting Disease. Mengingat saat ini tidak ada obat khusus untuk penderita COVID-19 ini. Sehingga, obat yang diberikan kepada pasien hanyalah obat untuk menghambat pertumbuhan virus.
“Obat penghambat pertumbuhan virus ini tujuannya agar virus tidak berkembang didalam tubuh pasien,” katanya.
- Pasien Sembuh Didominasi Orang Tanpa Gejala (OTG)
Yusri menambahkan, kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Sumsel hampir didominasi oleh Orang Tanpa Gejala (OTG), dan gejala ringan. Dengan kondisi ini, tentunya tingkat imun pasien baik sehingga virus pun kalah.
“Jadi rata-rata yang sembuh saat ini merupakan pasien OTG dan gejala ringan sehingga tidak terlalu sulit penyembuhannya,” ujar Yusri.
- Masa Puncak COVID-19
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumsel ini juga menambahkan, sebenarnya masa puncak atau fase penyembuhan COVID-19 yakni selama dua minggu. Karena itu, saat ini mulai terlihat pasien yang sembuh dengan sendirinya.
Namun, terkadang ada beberapa pasien yang memiliki penyakit penyerta tanpa diketahui sehingga akan sedikit lama dibandingkan dengan OTG. Penyakit penyerta ini dominan kepada penyakit Diabetes Mellitus.
“Memang biasanya fase penyembuhan ini terjadi dua minggu. Tapi, jika sudah tiga minggu atau satu bulan tidak kunjung sembuh artinya ada problem atau masalah ditubuh pasien,” tutupnya.
Untuk diketahui, berdasarkan data dari Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di Sumse saat ini total Orang Dalam Pemantauan yakni sebanyak 3.930 orang dengan rincian 2.272 orang selesai pemantauan dan 1.658 orang masih dalam proses pemantauan.
Sedangkan, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yakni sebanyak 199 orang dengan rincian 114 orang selesai pengawasan dan sisanya 85 orang dalam proses pengawasan. Dari jumlah tersebut, total sampel yang diperiksa yakni sebanyak 830 sampel dengan rincian 541 OTG, 225 PDP dan 64 PDP.
Untuk sampel positif yakni sebanyak 150 orang, negatif 167 orang dan masih dalam proses sebanyak 513 orang. Untuk kasus terkonfirmasi positif baru yakni sebanya enam orang dengan rincian tiga orang berasal dari Palembang dan tiga orang berasal dari lubuklinggau. (lim)
















