
PALEMBANG, fornews.co-Gubernur Sumsel H Alex Noerdin menilai, rencana kepala sekolah (kepsek) SMA yang akan melakukan kunjungan ke Eropa terkait kerjasama pendidikan sudah bagus. Walaupun, banyak pihak yang mengkritisi rencana tersebut.
“Kalau saya lihat (rencana) itu bagus. Itukan tentang kerjasama sistem pendidikan dengan Francis. Jadi, nanti akan ditempatkan ahlinya di sini dan dikirimkan pada guru-guru kita untuk di training disana. Tolong dilihat secara jernih, kalau misalnya menggunakan APBD ya salah,” ujar Alex menjawab pertanyaan wartawan usai Sidang Paripurna di Gedung DPRD Sumsel, Senin (06/03).
Alex mengungkapkan, terkait rencana keberangkatan kepsek tersebut bersamaan dengan masalah belum dibayarnya gaji dan honor guru, semua perasaan yang ada itu harus dipisahkan. “Kalaupun ada masalah itu persoalan lain, yang untuk rencana guru ini juga soal lain. Kecuali kalau dia jalan menggunakan SPJ keluar negeri itu tidak boleh, tunda dulu,” ungkapnya.
Alex menjelaskan, belum diterbayarnya gaji guru dan tenaga honor, bukanlah karena ada niat kesengajaan. Tapi memang ada beberapa masalah. Karena ada sekitar 9500an guru yang pindah dan bisa bayangkan saja administrasinya. “Saya dengar rencana (kepsek ke Eropa) itu sudah lama dan menggunakan dana pribadi masing-masing. Jadi, sekali lagi tidak ada kaitannya dengan honor guru yang belum dibayar,” tandasnya. (tul)

















