
BATURAJA-Wakil Ketua I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Selatan (Sumsel), Denny Zainal mengimbau kepada kabupaten/kota untuk mempersiapkan diri jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2017 mendatang.
“Mulai sekarang, kita tidak bisa tinggal diam dan santai. Tantangan sudah di depan mata, salah satunya pelaksanaan Porprov yang akan dilaksanakan di Palembang pada bulan November tahun depan (2017). Namun, jadikan tantangan ini untuk meraih prestasi,” ujar Denny pada pelantikan Kepengurusan KONI OKU Periode 2017-2021 di Gedung Olah Raga (GOR) Baturaja, Kamis (29/12).
Tongkat kepemimpinan KONI OKU, yang baru dijabat oleh Edy Jaya Saleh, menggantikan posisi ketua sebelumnya yakni Yoen Hasrul (mengundurkan diri). Edy Jaya Saleh sendiri terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Olahraga KONI OKU ke IV beberapa waktu lalu.
Denny menjelaskan, untuk pertaruangan di Porprov, KONI OKU masih memiliki waktu sekitar 10 bulan untuk mempersiapkan para atlet-atlet terbaiknya. Terlebih sambung dia, fasilitas olahraga di daerah ini sangat memadai.
“Untuk itu, fasilitas-fasilitas ini harus dimanfaatkan dalam mencari bibit-bibit atlet potensial yang bisa diharapkan meraih prestasi baik di tingkat nasional maupun prestasi internasional. 10 bulan, bukanlah waktu yang lama, manfaatkan fasilitas yang sudah disediakan pemerintah,” imbaunya.
Denny juga berharap, OKU bisa menyumbang atlet-atlet potensial berprestasi yang akan mewakili Provinsi Sumsel, pada setiap ajang olahraga baik tingkat nasional maupun internasional. “Di provinsi, stock atlet sudah sangat menipis. Apalagi pada Porprov mendatang, usia kita batasi maksimal 21 tahun. Karenanya, kita menginginkan minimal ada 10 atlet dari OKU, yang bisa menjadi wakil Provinsi Sumsel,” harapnya, sembari mengingatkan masyarakat olahraga Bumi Sebimbing Sekundang, Sumsel sedang dipersiapkan untuk menjadi tuan rumah ajang olahraga internasional ASIAN Games 18 di tahun 2018.
Sementara itu, Asisten I Setda OKU, Mirdaili SSTP MSi mengaku optimis bisa meraih prestasi setelah melihat komposisi kepengurusan KONI yang baru dilantik. Bahkan dirinya berani menargetkan di Porprov mendatang OKU terdongkrak ke lima besar, dimana dua tahun berturut-turut prestasi olahraga daerah hanya mampu berada di urutan ke 10.
“Kalau kita lihat komposisi dari para pengurus yang sekarang, 80% kepengurusan muda-muda dan sisanya yang senior. Minimal kita bisa masuk lima besar pada Porprov mendatang,” tuturnya.
Dia menambahkan, tetunya tidak mudah untuk melakukan perubahan tanpa ada semangat dan keinginan yang kuat. Kepengurusan yang baru hendaknya dapat memacu gairah prestasi olahraga OKU. “Kita (OKU), banyak cabor-cabor andalan yang bisa ditargetkan mampu mendulang emas. Di antaranya bilyard, tenis lapangan, pencak silat dan lainnya. Apalagi Kadispora kita juga sudah baru, jadi saya minta segera koordinasi dengan KONI agar bisa menjaring atlet-atlet terbaik,” pungkasnya. (ibr)
















