PALEMBANG, fornews.co – Alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) asal Sumsel yang tergabung dalam Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) Sumsel, telah memberikan kontribusi yang signifikan dan relevan terhadap pembangunan daerah.
Hal itu diungkapkan Joko Siswanto, selaku Ketua Panpel Sambung Dulur Kagama Sumsel 2018, yang dilaksanakan di di Graha Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, Minggu (12/8). Pada kesempatan itu, turut hadir Rektor UGM, Prof Ir Panut Mulyono, M.Eng, D.Eng.
“Tentunya para alumni UGM merupakan potensi intelektual, potensi SDM yang bisa dimaksimalkan dengan kontribusinya yang relevan terhadap pembangunan di Sumsel. Alumni Gadjah Mada (Sumsel) menyebar di mana-mana, ada di pemerintahan, swasta, BUMN dan lain-lain. Di PT Pusri ini juga ada, sekitar 60 orang,” tutur Rekrot Unitas Palembang itu.
Terkait acara Sambung Dulur, dikatakan bahwa tujuannya untuk menghimpun para alumni Gadjah Mada yang berada di Sumsel dalam rangka silaturahmi. “Ada sekitar 200 orang yang hadir, tidak hanya dari kota-kota besar, tapi ada juga yang dari pelosok-pelosok daerah. Dengan ketemu di sini, kita bisa sharing pengalaman, sharing pengetahuan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Kagama Sumsel, Slamet Widodo mengatakan, anggota yang tercatat saat ini sekitar 600 orang yang tersebar di berbagai kabupaten di Sumsel, seperti di instansi-instansi pemerintahan maupun perusahaan milik negara (BUMN) dan swasta.
“Dengan silaturahmi seperti ini kan banyak sedulur, dan banyak sekali manfaatnya, kita bisa saling mengenal dan semakin akrab. Sepeti dari hal-hal kegiatan, kita bisa saling mengenal setiap program individu dan saling berbagi informasi,” ungkapnya seraya menambahkan jika kegiatan positif seperti ini harus terus dilakukan ke depannya.(bas)
















