KAYUAGUNG, fornews.co – Keputusan untuk meliburkan siswa dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) untuk menghindari penyebaran Covid-19 mulai hari ini, Rabu (18/03) diklaim tidak akan berpengaruh pada Ujian Nasional.
Sebagaimana diketahui, Ujian Nasional (UN) salah satunya yang akan dilaksanakan oleh siswa kelas IX SMP akan dilaksanakan beberapa pekan lagi. “Insya allah ini tidak akan mempengaruhi UN, kita berdoa saja,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKI, Muhammad Amin.
Dijelaskannya, mulai hari ini para siswa ini memang diliburkan untuk melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah masing-masing. Namun, hal ini bukan berarti siswa ataupun orangtua bisa bebas mengajak anaknya untuk liburan atau berpergian ke manapun.
Menurut Amin, seluruh kegiatan belajar mengajar ini dilakukan di rumah. Dia sendiri diakuinya telah berkoordinasi dengan UPTD, MKKS, Kepala Sekolah dan berbagai pihak lainnya agar anak tidak berkeliaran di luar rumah.
“Sudah kita instruksikan, guru agar menyiapkan materi untuk pembelajaran para siswa. Sehingga anak-anak ini tetap belajar di rumah,” tegasnya.
Selain menyiapkan materi pembelajaran, para siswa juga bisa mengakses aplikasi Rumah Belajar milik Kemendikbud yang bisa diakses melalui website resmi Kemendikbud yaitu belajar.kemdigbud.go.id. Dijelaskannya, yang terpenting adalah bagaimana kurikulum ataupun materi pembelajaran itu tersampaikan.
“Di sana (Rumah Belajar) ada banyak materi yang telah disiapkan. Harapan kami anak-anak bisa belajar melalui itu, bukan malah keluyuran,” ujarnya.
“Para orangtua, guru juga harus turut mengawasi anaknya agar tetap belajar. Karena kalau ada anaknya yang kedapatan keluyuran, nongkrong-nongkrong yang akan disanksiitu orangtuanya ataupun gurunya,” katanya menambahkan. (rif)

















