JOGJA, fornews.co — JAFF Market 2025 menjadi panggung bagi MAGMA Entertainment untuk memperkenalkan dua proyek film terbarunya.
MAGMA Entertainment mengonfirmasi tengah menyiapkan film horor-komedi berjudul “Mayat Hidup” dan “Qodrat Trilogy”.
Charles Gozali, sutradara sekaligus penulis skenario “Mayat Hidup” dan “Qodrat Trilogy”, akan menawarkan warna baru dalam lanskap film horor Indonesia.
“Kedua film akan digarap mulai tahun depan ,” ujarnya kepada fornews.co pekan lalu, Sabtu, 29 Desember, di Jogja Expo Center (JEC).

MAGMA mencoba menghadirkan kembali keseruan film klasik dengan sentuhan yang relevan untuk penonton sekarang.
“Mayat Hidup” terinspirasi vampir komedi Hong Kong era 1980-an terutama karakter jiangshi, mayat kaku yang melompat-lompat.
Pada presentasi tersebut, MAGMA Entertainment turut menampilkan poster resmi Mayat Hidup yang memperlihatkan arah visual film.
Meski belum dibeberkan siapa para pemain dalam film tersebut, namun Charles memastikan film ini akan memadukan humor, budaya lokal, serta elemen horor Asia Timur.
Selain “Mayat Hidup”, MAGMA juga menyampaikan perkembangan terbaru Qodrat 3, bagian terakhir dari trilogi film horor Qodrat.
Film yang digadang menjadi puncak perjalanan karakter Ustaz Qodrat ini masih diperankan Vino G. Bastian.

Charles menjelaskan film Qodrat 3 merangkum dan menguatkan benang merah dari dua film sebelumnya Qodrat (2022) dan Qodrat 2 (2025).
Film Qodrat 3 menjadi penutup trilogi kedua film sebelumnya yang akan dirilis pada 2028.
“Trilogi ini akan mencapai klimaksnya di film ketiga. Kami ingin menutup cerita Ustaz Qodrat dengan cara yang paling kuat,” katanya.
MAGMA memberikan sinyal untuk memperluas ragam genre sebagai langkah strategisnya menembus Asia Tenggara.
Kedua proyek ini membuktikan JAFF Market event yang sangat penting bagi industri film Indonesia.
Hadirnya JAFF Market dapat memperkenalkan karya besar industri film Indonesia kepada publik dan komunitas perfilman Asia.

















