BATURAJA, fornews.co – Menindaklanjuti Peraturan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) RI tentang lagu kebangsaan Indonesia Raya 3 stanza, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Ogan Komering Ulu (OKU), mengaku telah menyurati seluruh sekolah untuk mengenalkan dan menghafal lagu Indonesia Raya 3 stanza.
“Saat ini setiap sekolah sudah menerapkan menyanyikan lagu Indonesia Raya 3 stanza sebelum memulai mata pelajaran,” aku Kepala Disdikbud OKU, H Achmad Tarmizi kepada fornews.co, Senin (11/09).
Dalam instruksinya sambung Tarmizi, pihak sekolah agar mulai menyanyikan lagu kebangsaan tersebut setiap upacara hari Senin. “Ada juga yang dimodifikasi dengan cara membagi waktunya, misal upacara Senin ini stanza 1, Minggu berikutnya stanza 2 terus hingga stanza tiga, dan akan dinyanyikan full 3 stanza jika sudah hafal semua,” katanya.
Kendati demikian, Disdikbud OKU, tetap memberi kelonggaran bagi pihak sekolah tidak memaksakan siswanya untuk hafal secara cepat lagu Indonesia Raya 3 stanza. Kata Tarmizi, pihaknya memberikan kebebasan terhadap tenaga pendidik bagaimana teknis agar para siswa hafal lagu tersebut.
“Di sekolah kan, ada pelajaran kesenian, sehingga bisa dimasukkan lagu tersebut ke dalam pelajaran. Yang intinya, bagaimana pihak sekolah bisa membuat anak didiknya hafal lagu Indonesia Raya 3 stanza,” jelasnya.
Sementara, meninjau di sekolah-sekolah, masih banyak para siswa yang belum mengetahui jika setiap siswa diwajibkan menghafal lagu tersebut, seperti salah satu siswa SMA di Baturaja. Bahkan, sejumlah siswa yang ditemui mengaku, tidak mengetahui ada imbauan mewajibkan mereka menghafal lagu tersebut. Diakui pula, setiap pagi mereka disuruh menyanyikan lagu wajib, namun untuk Indonesia Raya 3 stanza tidak pernah mereka nyanyikan.
“Kami memang disuruh nyanyi sebelum belajar, tapi lagu wajib pilihan kami saja. Seperti, Padamu Negeri atau Maju Tak Gentar. Tidak ada perintah untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya 3 stanza,” aku Rahmat, salah satu pelajar SMA di Baturaja, seraya mengatakan dirinya hanya tahu Indonesia Raya 1 stanza yang memang dinyanyikan setia Upacara Senin.
Sementara itu, Rohana, wali murid siswi SD menyambut baik hal tersebut, kata Rohana memang sudah semestinya warga Indonesia diberitahu dengan sejarah bangsa Indonesia yang hilang sebagian seperti lagu Indonesia Raya ini.
“Bagus memang harus dimulai dari anak SD lagu lengkap Indonesia Raya, agar mereka tahu jika lagu yang dinyanyikan selama ini hanya sepenggal saja. Jadi untuk generasi penerus bisa melanjutkan dan tahu jika lagu kebangsaan kita itu memiliki lirik yang panjang dan mengajak mereka tahu arti lirik dan dapat menerapkannya,” pungkasnya.
Untuk diketahui, Wage Rudolf Supratman memperdengarkan lagu ciptaannya “Indonesia Raya” kali pertama dalam Kongres Pemuda II 28 Oktober 1928. Namun, dalam sejarahnya, aransemen dan liriknya cukup sering berubah. (gus/ibr)
Lirik lagu “Indonesia Raya” ketika itu:
Indonesia, tanah airkoe,
Tanah toempah darahkoe,
Disanalah akoe berdiri,
Mendjaga Pandoe Iboekoe.
Indonesia kebangsaankoe,
Kebangsaan tanah airkoe,
Marilah kita berseroe:
“Indonesia Bersatoe”.
Hidoeplah tanahkoe,
Hidoeplah neg’rikoe,
Bangsakoe, djiwakoe, semoea,
Bangoenlah rajatnja,
Bangoenlah badannja,
Oentoek Indonesia Raja.
II
Indonesia, tanah jang moelia,
Tanah kita jang kaja,
Disanalah akoe hidoep,
Oentoek s’lama-lamanja.
Indonesia, tanah poesaka,
Poesaka kita semoea,
Marilah kita mendoa:
“Indonesia Bahagia”.
Soeboerlah tanahnja,
Soeboerlah djiwanja,
Bangsanja, rajatnja, semoeanja,
Sedarlah hatinja,
Sedarlah boedinja,
Oentoek Indonesia Raja.
III
Indonesia, tanah jang soetji,
Bagi kita disini,
Disanalah kita berdiri,
Mendjaga Iboe sedjati.
Indonesia, tanah berseri,
Tanah jang terkoetjintai,
Marilah kita berdjandji:
“Indonesia Bersatoe”
S’lamatlah rajatnja,
S’lamatlah poet’ranja,
Poelaoenja, laoetnja, semoea,
Madjoelah neg’rinja,
Madjoelah Pandoenja,
Oentoek Indonesia Raja.
Refrain
Indones’, Indones’,
Moelia, Moelia,
Tanahkoe, neg’rikoe jang koetjinta.
Indones’, Indones’,
Moelia, Moelia,
Hidoeplah Indonesia Raja.
Setelah terjadi perubahan lirik dan aransemen yang dinyanyikan sampai sekarang:
Indonesia tanah airku,
Tanah tumpah darahku,
Di sanalah aku berdiri,
Jadi pandu ibuku.
Indonesia kebangsaanku,
Bangsa dan tanah airku,
Marilah kita berseru,
Indonesia bersatu.
Hiduplah tanahku,
Hiduplah neg’riku,
Bangsaku, Rakyatku, semuanya,
Bangunlah jiwanya,
Bangunlah badannya,
Untuk Indonesia Raya.
II
Indonesia, tanah yang mulia,
Tanah kita yang kaya,
Di sanalah aku berdiri,
Untuk s’lama-lamanya.
Indonesia, tanah pusaka,
P’saka kita semuanya,
Marilah kita mendoa,
Indonesia bahagia.
Suburlah tanahnya,
Suburlah jiwanya,
Bangsanya, Rakyatnya, semuanya,
Sadarlah hatinya,
Sadarlah budinya,
Untuk Indonesia Raya.
III
Indonesia, tanah yang suci,
Tanah kita yang sakti,
Di sanalah aku berdiri,
N’jaga ibu sejati.
Indonesia, tanah berseri,
Tanah yang aku sayangi,
Marilah kita berjanji,
Indonesia abadi.
S’lamatlah rakyatnya,
S’lamatlah putranya,
Pulaunya, lautnya, semuanya,
Majulah Neg’rinya,
Majulah pandunya,
Untuk Indonesia Raya.
Refrain
Indonesia Raya,
Merdeka, merdeka,
Tanahku, neg’riku yang kucinta!
Indonesia Raya,
Merdeka, merdeka,
Hiduplah Indonesia Raya.
















