PALEMBANG, Fornews.co – Raka Dwi Saputra, 6, harus dirawat dan di rujuk ke Rumah Sakit AK Gani, Palembang, Sumsel, karena mengalami pendarahan di kepalanya usai tertancap tang (alat bangunan) saat akan pulang sekolah, Kamis kemarin (23/01)
Berdasarkan informasi, kejadian ini terjadi saat siang hari. Dimana, saat itu korban baru pulang sekolah dengan naik ojek. Namun, saat di Jalan Mayor Ruslan II, Kelurahan Pasar Baru, Lahat atau sekitar depan Swalayan SM korban bersama pengendara ojek terhenti. Lantaran, kondisi lalu lintas macet.
Korban berhenti tepat dibawah pemasangan baliho tentang sensus penduduk. Kemudian, tiba-tiba sebuah tang terjatuh dari ketinggian hingga lima meter. Nahas korban yang berada dibawah baliho tersebut tidak dapat menghindar dan menancap tepat di kepala korban, Raka.
Warga yang melihat kejadian tersebut pun langsung menolong korban dan membawanya ke RS DKT Lahat untuk segera diberikan perawatan.
Kapolres Lahat, AKBP Irwansyah mengatakan kejadian tersebut terjadi Kamis kemarin (23/01). Dimana, saat itu, korban sedang pulang sekolah. Tepat di TKP korban terkena dan tertancap tang dari pemasangan baliho diatasnya.
“Kebetulan saat itu saya ada di Rumah Sakit dan sempat melihat korban,” katanya saat dihubungi, Jumat (24/01).
Saat ini, ia mengaku belum mengetahui perkembangan korban. Namun, pihaknya telah menerjunkan unit Reskrim Polres Lahat untuk memantau perkembangan dari kejadian tersebut.
“Saya belum monitor perkembangannya, dan pihak keluarga pun belum melaporkan kejadian ini,” singkatnya.
Terpisah, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lahat, Sanderson Syafei menyesalkan kejadian tersebut dan meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut kelalaian pelaku usaha dan bertanggung jawab atas faktor keselamatan kerja yang diduga tidak sesuai SOP, dan mengakibatkan korban pengguna jalan dalam kegiatan pemasangan atau perbaikan baliho.
“Seharusnya dalam melaksanakan pekerjaan pemasangan baliho dan reklame itu, masyarakat pengguna jalan harus betul-betul mendapatkan jaminan keselamatan, apalagi di tengah pusat keramaian” katanya.
Pihaknya pun akan mengawal kasus ini agar kedepan tidak terjadi lagi hal serupa dan memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam beraktifitas.
“Saat ini, korban dirujuk di RS AK Gani Palembang karena sempat mengalami pendarahan di kepalanya karena tertancap tang,” singkatnya. (lim)

















