YERUSALEM, fornews.co – Otoritas Wakaf Yordania, dalam pernyataannya Senin (15/01), pihak berwenang Israel, sengaja membiarkan lampu-lampu padam di sekitar Kubah Shakhrah (dikenal sebagai Dome of the Rock).
“Penjajah Israel tidak membolehkan masuknya sejumlah perlengkapan di areal masjid, jadi kami tidak bisa memperbaiki masalah listrik di sana,” bunyi pernyataan itu, sebagaimana dilansir Anadolu Agency, Selasa (16/01).
Menurut mereka, polisi Israel menghalang-halangi upaya Yordania, melindungi identitas Islami yang lekat dengan area Masjid Al-Aqsa. Kubah Shakhrah itu terletak di halaman Al-Aqsa.
Bagi pemeluk Islam, lokasi itu dianggap sebagai salah satu tempat suci agama mereka. Sedangkan penduduk Yahudi menyebut halaman itu dengan nama “Temple Mount” atau Bait Suci, juga tempat sakral bagi agama mereka.
Yerusalem tetap menjadi pusat konflik Israel-Palestina, dengan Palestina yang mengharapkan Yerusalem Timur (saat ini masih diduduki Israel), menjadi ibu kota negaranya kelak. (AA)

















