
PALEMBANG, fornews.co-Petugas Unit Pidana Umum (Pidum) Polresta Palembang, Minggu (22/01) malam, menangkap pasangan suami istri (pasutri) Mulyanto (28) dan Marni (27) warga Pakjo, yang diduga pelaku pembobol rumah Ir Chairuddin (63) di Jalan Wirajaya V No 24, RT 04, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan IB I, Palembang, yang merupakan kerabat Kapolda Bangka Belitung (Babel) awal Januari lalu.
Dalam penyergapan, polisi pun harus menembakan peluru tajam ke kaki kanan Mulyanto, yang melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. Marni sendiri tidak bisa mengelak, karena saat suaminya beraksi dirinya barada di tempat kejadian perkara (TKP). “Istri saya hanya sebagai saksi pak,” tutur Mulyanto membela istrinya, sambil meringis kesakitan.
Pelaku juga berdalih, jika tidak ada niat untuk membongkar rumah kontrakan tersebut. Melainkan saat melintas sedang mencari barang bekas, melihat rumah dalam kosong jadi masuk dengan cara lompat pagar lalu mencongkel jendela menggunakan obeng. Setelah berhasil masuk Mulyanto, menguras isi rumah korban.
“Saya ambil uang dan perhiasan emas berupa kalung, gelang dan cincin. Uangnya habis dibelikan bahan bangunan, sedangkan sebagian perhiasan saya jual Rp12 juta, dan sebagian lagi dipakai istri saya,” akunya, dan mengaku sudah tidak ingat persis kapan dirinya melakukan aksinya.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan, rumah yang dibongkar pelaku masih kerabat Kapolda Bangka Belitung. Maruly membeberkan, barang korban yang diduga dicuri pelaku dua cincin emas putih dengan mata berlian seberat 22 gram, tiga buah cincin berlian, satu handphone blackberry dan uang tunai Rp3500.000, uang 400 euro, 25.000 dollar Taiwan, 13.000 dollar Singapura, 10.500 ringgit Malaysia, dan 2400 real, dengan total kerugian mencapai Rp350 juta.
“Tersangka akan kita jerat dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 5 tahun penjara. Dimana, sebagaian emas dan uang diserahkan kepada istrinya kita amankan. Sedangkan, uang real ditukarkan kepada Doni Supriyadi, yang juga berhasil kita amankan,” tukasnya. (bay)

















