
INDRALAYA – Rasa khawatir masih berkecambuk dibenak pasangan suami istri Muhammad,62, dan Nurbaiti,60,warga Desa Palemraya Blok F 110 Kecamatan Indralaya Utara, Ogan ilir. Pasalnya, sudah sejak Senin (28/11) sekira pukul 20.00WIB, Aldi Ramadhan, 14, anak bungsu dari 7 bersaudara ini menghilang. Sampai saat ini, Rabu (30/11) pelajar kelas III SMP Negeri 2 Desa Palemraya Ogan Ilir ini tak kunjung pulang kerumah.
Menurut penuturan Nurbaiti bahwa anaknya pergi meninggalkan rumah dengan memakai baju kaos hitam berkerah,celana panjang jeans hitam dan memakai sepatu. Bahkan anaknya berpamitan sebelum meninggalkan rumah.
“Bu, aku pergi dulu keluar. Ini ada kawan-kawan aku mau ngajak jalan-jalan,”ujar Ibu Aldi sembari menirukan ucapan anaknya, Rabu (30/11).
Dia mengaku saat berpamitan, memang dirinya mengizinkan anaknya untuj keluar. Tapi dirinya juga menginggatkan anaknya agar jangan terlalu malam pulang.
Keesokan harinya, ternyata anaknya tak kunjung pulang. Mendapati anaknya belum pulang, hati Nurbaiti makin menjadi-jadi. Rasa khawatir dan gelisah makin tak terbendung. Lalu kedua orangtua Aldi berusaha kesana kemari mencari informasi tentang keberadaan anaknya, baik melalui teman maupun tetangga sekitat.
Alhasil, didapati informasi bahwa Aldi pergi bersama delapan orang temannya dan tiga diantaranya perempuan yang ke semua masih warga Palemraya. “Saat kami tanya mereka mau kemana, rombongan itu lalu menjawab akan pergi jalan-jalan ke pantai di Lampung,”ucap Nurbaiti menirukan ucapan warga setempat.
Menurut keterangan warga lainnya bahwa mereka pergi meninggalkan desa menuju ke jalan raya. Kemudian menumpang mobil truk bak terbuka dengan tujuan ke Lampung.
“Ada warga yang lihat kalau rombongan anak saya menumpang mobil truk bak terbuka dengan tujuan ke Lampung,”bebernya.
Usaha mencari Aldi tidak sampai disitu saja, orangtuanya mencoba mencari cara lain dengan mendatangi rumah temannya bernama Rizki. Alhasil kedua orang tua Rizki memberikan nomor ponsel anaknya yang juga tak kunjung pulang. Setelah dihubungi nomor ponsel Rizki berulang kali tak kunjung diangkat. Lama kelamaan nomor yang dihubungi tidak aktif.
“Saya sudah berulang kali menghubungi nomor Rizki 081532690328. Pertama kali ditelepon masih aktif tetapi tidak diangkat. Namun kini ketika dihubungi lagi selalu ada nada pengalihan,”terangnya.
Kekhawatiran kedua orangtua Aldi sangatlah beralasan. Sebab Aldi pergi tanpa membawa uang maupun pakaian. Gelisah makin memuncak ketika mendapati informasi kalau teman-temannya itu sudah putus sekolah. “Yang lebih khawatir lagi rombongan teman anak saya itu informasinya suka mabuk-mabukan jenis aibon,”tandasnya.
Untuk itu, dirinya dan keluarga berharap apabila masyarakat mengetahui atau menemukan keberadaan anak ini dapat menghubungi ponsel nomor 081272317867.”Sampai saat ini, kami belum melaporkan atas hilangnya Aldi ke Polsek Indralaya. Kami terus berusaha mencarinya. Kalaupun tidak pulang, rencananya besok (hari ini Kamis) kami akan melaporkan peristiwa kehilangan anak baru gede,” ucapnya.(fian)

















