PALEMBANG, fornews.co – Proses rekapitulasi suara untuk Kabupaten Empat Lawang di tingkat KPU Provinsi Sumsel, Minggu malam (12/05), mendapat pengawalan ketat jajaran kepolisian.
Pantauan fornews.co, rapat pleno yang berlangsung di KPU Sumsel dijaga ketat kepolisian, baik di dalam maupun di luar gedung.
Puluhan polisi tampak memasuki ruangan. Mereka berjaga di dalam ruang rapat dan sebagian ada yang berjaga di luar ruangan.
Terlihat juga Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah, Kasat Lantas Polresta Palembang Kompol Arief Harsono, Kapolsek SU I Kompol Mayestika dan beberapa anggota lainnya turur berjaga – jaga di dalam ruangan.
Hingga ukul 22.21 WIB tadi, meski dihujani berbagai interupsi, suasana rapat pleno masih bisa dikatakan cukup terkendali dan kondusif. Tidak ada kericuhan seperti yang terjadi seperti beberapa hari lalu.
Di sela pleno tersebut, salah satu saksi dari Calon DPD RI Jialyka Maharani, Sepri yang sempat dibincangi mengatakan, dengan adanya pengawalan ketat dari pihak kepolisian, dia berharap proses rekapitulasi suara untuk Kabupaten Empat Lawang ini bisa berjalan aman.
Menurut dia, kericuhan proses demokrasi di Kabupaten Empat Lawang tidak hanya terjadi pada Pemilu 2019, namun juga terjadi pada pilkada tahun sebelumnya.
“Saya (pikir) baguslah seperti ini (dikawal ketat), tak perlu kekerasan, tempuhlah dengan jalur hukum kalau ada permasalahan. Ke depan kejadian kerusuhan semoga tidak terjadi lagi dan semoga ada pendidikan politik dan integritas penyelenggaraan pemilu dan KPUD Empat Lawang,” tandasnya. (irs)
















