SEKAYU, fornews.co – Meraih predikat B pada Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) tahun 2019, Pemkab Musi Banyuasin menargetkan naik predikat menjadi A.
Salah satunya dengan mengikuti Rapat Pembinaan Perencanaan SAKIP yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan yang diikuti Pemerintah kabupaten/kota di Sumsel. Adapun narasumber pada rapat melalui video conference ini Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kemenpan Reformasi Birokrasi RI, Kamaruddin.
Pemkab Muba diwakili Sekretaris Daerah Apriyadi bersama Kepala Bappeda Iskandar Syahriyanto, di Ruang Rapat Sekda, Kamis (25/06).
Kepala Bappeda Provinsi Sumsel Firmansyah mengatakan, tujuan rapat itu adalah untuk meningkatkan SAKIP kabupaten/kota sehingga dapat menunjang keberhasilan Provinsi Sumsel secara umum.
“Ini merupakan kewajiban kami melakukan pembinaan untuk meningkatkan nilai SAKIP Pemerintah daerah. Upaya yang kita lakukan terus meningkatkan kinerja dengan tantangan di tengah wabah COVID-19. Untuk wilayah kita (Sumsel) Alhamdulillah terjadi peningkatan (nilai SAKIP) setiap tahun,” ujar Firmansyah.
Perlu diketahui, nilai evaluasi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah Kabupaten Muba tahun 2018 predikat B dengan nilai 61,12 dan tahun 2019 meski masih di predikat B namun nilainya meningkat menjadi 63,13.
Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kemenpan Reformasi Birokrasi RI, Kamaruddin menjelaskan, Pemerintah menargetkan tidak ada lagi nilai SAKIP CC atau B, untuk itu diperlukan evaluasi terhadap SAKIP yang bertujuan untuk memetakan perkembangan implementasi SAKIP instansi pemerintah, dan memberikan bimbingan terhadap implementasinya.
“Manfaat evaluasi ini yakni mendorong peningkatan efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran, mencegah program atau kegiatan siluman dan mencegah penyimpangan anggaran, serta mendorong peningkatan kinerja instansi pemerintah,” ujarnya.
Sementara itu, Sekda Muba menuturkan, dalam keikutsertaan pembinaan SAKIP 2020 melalui video conference dengan Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan dan Kemenpan-RB RI itu merupakan salah satu komitmen yang sedang diupayakan Pemkab Muba untuk meretas jalan menuju peningkatan nilai SAKIP.
“Pemkab Muba terus memperbaiki kualitas SAKIP, yang output per tahunnya menunjukkan tren menanjak. Sekarang ini Muba telah mengantongi nilai B. Kiranya dengan belajar SAKIP online ini, lewat pendampingan pemerintah pusat, bisa membuka jalan untuk memperoleh nilai SAKIP lebih baik lagi,” ucap Apriyadi. (ije)

















