PALEMBANG, fornews.co – Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan membantah isu adanya pengunduran diri pemain jelang putaran kedua Liga 1 2018. Isu itu muncul mengiringi kabar evaluasi tim yang dihembuskan manajemen.
“Soal pengunduran diri pemain saya rasa itu hanya isu. Karena tidak ada pemain yang mengundurkan diri. Sampai hari ini saya sudah cek satu per satu, tidak ada,” tegas RD, Selasa (09/07).
Bukan hanya isu pengunduran diri pemain, kata RD, dia juga mendapat informasi ada pihak yang menawarkan pemain Sriwijaya ke klub lain. Namun sekali lagi RD menilai itu juga mungkin isu.
“Saya tidak ingin menanggapi hal-hal semacam ini. Saya hanya ingin fokus membangun tim ini dan fokus di setiap laga termasuk lawan Persija malam nanti. Saya tidak ingin pemain saya terjebak dalam isu ini dan bingung dengan kondisi ini,” ujarnya.
Atas perkembangan kondisi tim saat ini, RD berharap pemain tetap tenang. Karena mereka bermain di Sriwijaya punya kontrak kerja. Pemain yang menandatangani kontrak kerja, harus bertanggungjawab terhadap isi kontrak kerja tersebut.
“Karena ketika kita tandatangani kontrak kerja, bukan hanya tanggung jawab kepada manajemen tapi juga kepada yang di atas (Tuhan Yang Maha Esa). Karena itu sangat besar (konsekuensi) ibadahnya melakukan pekerjaan kita dengan baik. Itu kata pak Kiai ya, saya hanya mengingatkan itu,” seloroh RD.
Diakui RD, tawaran dari klub lain kepada pemain Sriwijaya banyak yang masuk. Ditambah lagi mendengar di tim ini ada masalah dan sebagainya membuat tawaran bergelombang datang. Bahkan, kata RD, ada beberapa manajer maupun pelatih klub Liga 1 yang menghubunginya langsung.
“Tapi sekali lagi saya punya kewajiban saat ini untuk meyakinkan pemain saya itu semua baru sebatas isu,” tutur pelatih asal Metro, Lampung, ini.
RD pun kembali menegaskan dengan seyakin-yakinnya pemain Sriwijaya sampai hari ini tidak ada yang ingin mengundurkan diri. Kalaupun pemain curhat dan konsultasi secara pribadi, hal itu biasa dilakukan RD sejak dipercaya kembali menangani Laskar Wong Kito musim ini.
“Pemain tidak ada yang mengundurkan diri, apalagi menandatangani suatu surat. Karena ketika dia menandatangani suatu surat (pengunduran diri), mudah saja, pemain itu harus mengganti biaya kompensasi kepada klub. Gak mungkin saya katakan pemain melakukan itu di saat seperti ini. Karena sekarang boro-boro mau ganti kompensasi (gaji saja telat diterima). Jadi saya pastikan (pengunduran diri) itu tidak ada. Isu pemain sudah menandatangani surat pengunduran diri itu tidak ada. Tapi kalau mungkin ada orang lain yang menawarkan (pemain agar mundur) itu saya anggap oknum. Itu mungkin isu juga. Soalnya saya belum pernah dengar dan lihat langsung,” tukasnya. (ije)

















