YOGYAKARTA, fornews.co—Sebanyak 12.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemeritah Kota Yogyakarta menjadi target vaksinasi hingga enam hari ke depan.
Vaksinasi Covid-19 yang digelar oleh Pemerintah Kota Yogyakarta mulai 22-26 Maret 2021 di Komplek Balai Kota Yogyakarta itu diikuti oleh tenaga kontrak, outsourching, pengadilan negeri hingga Kemenag, para guru swasta dan tenaga pendidik lainnya.
“Targetnya, semakin banyak yang divaksin semakin bagus untuk seluruh warga masyarakat. Karena vaksin untuk melindungi diri sendiri dan orang lain,” ungkap Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, Senin.
Namun, tidak semua tenaga pendidik divaksinasi, lanjut Wali Kota Yogya. Para tenaga pendidik yang divaksin oleh Pemerintah Kota Yogyakarta adalah para guru di tingkat SMP ke bawah.
Baca: Pemerintah Kota Yogya Vaksinasi ASN
Agar tidak menimbulkan kerumunan saat berlangsung vaksinasi, seluruh peserta ASN yang divaksin harus duduk dan tidak diperbolehkan berdiri sebelum mendapat giliran panggilan.
“Seluruh peserta harus tertib selama menjalani proses vaksinasi sehingga harus diatur flownya,” kata Wali Kota Yogya.
Vaksinasi yang berlangsung di Grha Pandawa, Komplek Balai Kota Yogyakarta itu melibatkan 9 tim dari Dinas Kesehatan dan 18 puskesmas di Kota Yogyakarta.
Baca: Vaksinasi Massal Covid-19 Dosis Kedua di Kota Yogyakarta Rampung
Sebelumnya diberitakan sebanyak 11.232 ASN meliputi 5.975 tenaga pendidik dan 5.257 tenaga teknis berikut tenaga alih, telah siap divaksin Covid-19.
Vaksin dosis pertama yang akan diberikan kepada ASN dan tenaga pendidik di Kota Yogyakarta mencapai 22.464 dosis dari ketersediaan vaksin sebanyak 24.710 dosis.
Namun, untuk melanjutkan vaksinasi dosis kedua pemerintah setempat masih membutuhkan tambahan vaksin dari sisa vaksin yang tersedia sejumlah 2.000 dosis. (adam)
















