YOGYAKARTA, fornews.co—Pemerintah Kota Yogyakarta bakal menerapkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Kawasan Tanpa Rokok pada Maret 2020.
Meningkatnya angka pengidap kanker di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi salah satu alasan kuat diberlakukannya Perda tersebut.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Eny Dwiniarsih, mengatakan meningkatnya angka kanker di DIY justru disebabkan karena rokok.
“Angka kanker semakin meningkat, justru melebihi penyakit menular salah satunya karena asap rokok,” katanya usai menghadiri World Cancer Day di Grha Pandawa Balaikota, Sabtu (1/2/2020).
Selain rokok, tambah Eny, salah satu penyebab lain meningkatnya kanker adalah pola hidup dan pola makan yang tidak baik.
Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta mencatat kanker di DIY meningkat hingga 4,5 persen. Bahkan dari tahun ke tahun kanker terus meningkat.
Baca: Muhammadiyah: Vape Haram!
Dinkes Kota Yogyakarta mengimbau agar masyarakat rajin melakukan pemeriksaan atau deteksi dini secara rutin. Dengan begitu gejala awal akan segera diketahui bisa ditangani.
Padahal, sambung Eny, rokok adalah salah satu penyebab utama tumbuhnya kanker.
“Biasanya bapak-bapak merokok di rumah,” katanya. “Padahal di sana ada lansia anak-anak dan ibu hamil, dan mereka takut melarang merokok.”
Selain itu, lanjutnya, sangat berbahaya bagi anak-anak dan ibu-ibu yang tidak bisa menghindari asap rokok baik di rumah maupun di tempat umum.

Diberlakukannya Perda tersebut diharapkan dapat memberikan ruang khusus bagi perokok sehingga dampak buruknya tidak meluas.
Hal ini dilakukan sebagai salah satu sosialisasi pencegahan deteksi dini dan penanganan kanker mulitidisiplin. Dengan begitu ada upaya preventif maupun intervensi terhadap menurunkan risiko kanker—terutama payudara.
Eny mengungkapkan rata-rata yang datang ke rumah sakit adalah pasien yang sudah stadium empat.
“Jika ada benjolan di tubuh segera melakukan pemeriksaan,” saran Eny.
Mengetahui bahaya kanker Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kesehatan akan terus memperbanyak Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM). (adam)
FORNEWS OFFICIAL
instagram:
@fornewsofficial
facebook:
fornews.co
FORNEWS BIRO JOGJA
instagram:
@fornewsjogja
youtube:
Fornews Jogja
















