SEKAYU, fornews.co – Kedatangan rombongan Sekda Muba Apriyadi dan Camat Sekayu Marko Susanto ke Desa Sukarami, Kecamatan Sekayu, Kamis (14/05), disambut beragam tanggapan warga. Tak sedikit warga yang sempat ketakutan karena mengira rombongan pejabat Pemkab Sekayu itu sebagai penagih utang.
Seperti kakek Ahmad (90) dan istri yang awalnya berada di pintu rumah segera beranjak masuk melihat ada rombongan orang mendekati rumahnya. Namun setelah dijelaskan maksud tujuan dan siapa saja yang datang, raut kekhawatiran berubah menjadi tawa dan tangis haru.
“Terkejut pak, kami kira tadi mau nagih utang. Rupanya kami diberi duit dan sembako bantuan Pemerintah Muba,” ujar kakek Ahmad.
Menurut kakek Ahmad, di tengah pandemi COVID-19 ini, dirinya bersama istri lebih banyak berada di rumah dan tidak beraktifitas di luar. Dirinya sangat patuh dengan aturan Pemerintah untuk menghindari penularan COVID-19.
“Alhamdulillah, walaupun pendapatan berkurang tapi dengan adanya bantuan dari Pemkab Muba ini bisa menyambung hidup sehari-hari. Untuk makan, minum dan kebutuhan lainnya bisa terpenuhi,” katanya.
Hal yang sama juga dirasakan Yuliarsih (46) warga Sekayu yang didatangi langsung Sekda Muba. Janda tiga anak itu sempat kebingungan begitu disambangi rombongan Sekda Muba. Yuliarsih pun mengucapkan terima kasih atas bantuan yang disalurkan Pemkab Muba.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berguna bagi saya dan keluarga. Kondisi sekarang memang sangat berdampak bagi keluarga kami,” ucapnya.
Yuliarsih menceritakan, dirinya juga mengalami kebutaan mata serta pengapuran pada kaki sehingga sehari-hari dirinya dirawat oleh ketiga orang anaknya.
“Jadi penghasilan memang terbatas pak, anak saya masih kecil-kecil. Alhamdulillah bantuan uang dan sembako ini bisa meringankan beban hidup sehari-hari,” terangnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Muba Apriyadi mengatakan, Pemkab Muba bersama perangkat Kecamatan dan dinas terkait akan terus menyalurkan bantuan secara door to door.
“Ini dilakukan guna memastikan mereka yang menerima bantuan memang layak untuk mendapatkannya,” ulasnya.
Apriyadi memastikan, bantuan-bantuan yang disalurkan akan mengakomodir semua warga yang terdampak COVID-19. “Bantuan Jaring Pengaman Sosial ini disiapkan untuk ratusan ribu KK, sesuai instruksi pak Bupati untuk mengcover semua warga Muba yang membutuhkan baik yang terdata maupun tidak terdata,” tegasnya.
Ia menjelaskan, adapun bantuan yang disalurkan yakni berupa BLT Dana Desa sebesar Rp600 ribu serta sembako. “Bantuan juga utuh disalurkan ke warga, tidak ada pemotongan dan kita sangat wanti-wanti soal ini,” tegasnya.
Camat Sekayu Marko Susanto merincikan ada sebanyak 2.192 KK di Kecamatan Sekayu yang terdata akan mendapatkan bantuan dan khusus di Desa Sukarami ada 239 KK.
“Untuk bantuan yang disalurkan hari ini yakni BLT Dana Desa sebesar Rp600 ribu dan ada bantuan secara pribadi pak Sekda yakni berupa beras 10 kilogram setiap KK, semoga bantuan ini bisa bermanfaat,” pungkasnya. (ije)

















