MUARADUA, fornews.co – Budaya warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, nampak jelas di aliran Sungai Komering yang menyusut akibat kemarau.
Pantauan di lapangan Rabu (14/08), tampak sampah plastik terdampar di bebatuan sungai serta terbawa aliran sungai yang dangkal. Bahkan, pendangkalan dampak musim kemarau ini, membuat warga dengan mudah berjalan ke tengah sungai tanpa harus berbasah-basahan.
Dengan kondisi tersebut, sebagian warga Muaradua, menyayangkan atas perilaku membuang sampah ke sungai. Mereka menilai, ini sebuah ironi karena warga OKU Selatan, itu sendiri bergantung akan air bersih dari aliran Sungai Komering tersebut.
“Sampah-sampah itu mengotori aliran Sungai Komering, dan tidak enak dipandang. Sekarang kalau kita mandi di sungai, kulit langsung gatal – gatal sesudahnya. Mungkin karena sampah itu,” ujar Sarmanto (44), salah seorang warga Muaradua, yang ditemui di bantaran Sungai Komering, Muaradua.
Sambungnya, tumpukan sampah akan dapat ditemui khususnya di bawah jembatan Komering II. Menurutnya, banyak warga yang langsung membuang sampah dari atas jembatan seenaknya saja.
“Itu sampahnya berserakan, karena tidak terbawa arus air sungai yang dangkal. Jelas kalau tidak segera diambil tidakan pihak terkait sampah di bawah sini akan bertambah banyak,” katanya seraya menunjuk ke arah bawah jembatan.
Sementara itu, Herliana warga lainnya mengaku, prihatin akan keberadaan sampah-sampah sisa rumah tangga tersebut.
“Pastinya kotor dan merusak pemandangan. Apalagi kalau sore hari di bawah jembatan itu sering di kunjungi anak muda untuk bersua foto dan anak anak kecil bermain di pulau yang terbentuk akibat pendangkalan sungai ini,” katanya.
Ia menambahkan, rendahnya kesadaran warga akan keberaihan (pelestarian) lingkungan. Sebab menurutnya, kalau sadar pasti tidak akan buang sampah sembarang terlebih ke aungai. “Biasanya yang membuang sampah itu diwaktu malam hari,” katanya.
Ia berharap, pihak dinas terkait untuk segera mengatasi sampah – sampah tersebut, agar tidak mencemari air dan dapat menjadi petaka bagi warga. (sub)

















