
SEKAYU, fornews.co-Sikapi persoalan jaringan listrik milik PT PLN yang ada di Bumi Serasan Sekate, Pj Bupati Musi Banyuasin (Muba), H Yusnin mengajak Camat dan Lurah/Kades untuk rapat koordinasi bersama PT PLN UIP III Sumsel, di Ruang Rapat Serasan Sekate, Senin (13/03).
Dalam paparannya, Manager PLN Unit Induk Pembangunan III Adril Padjri menyampaikan, pihak PLN dalam menyuplai listrik dari gardu induk yang ada di Betung, Kabupaten Banyuasin, menuju Gardu Induk di Muba, akan dibangun sebanyak 118 tower jalur tranmisi. Saat ini lanjutnya, masih ada 21 tiang tower lagi yang belum selesai dipasang.
“Kami sampaikan saat ini dalam proses pemasangan tower tranmisi mengalami kendala, dikarenakan masalah kompensasi lahan masyarakat, tepatnya di Desa Lais, Bailangu, dan Lumpatan, sehingga belum bisa melanjutkan pembangunan tower,” ujarnya.
Lanjut dia, adapun hambatan yang dihadapi PLN, karena sejumlah masyarakat tidak menerima kompensasi yang diberikan. Padahal kompensasi yang diberikan sesuai berdasarkan peraturan Gubernur Sumsel. “Hal ini tentunya menjadi kendala kami (PLN) dalam memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya. Turut Dihadiri Asisten II Setda Muba, Ir Sulaiman Zakariah MT beserta perwakilan Komisi III DPRD Kabupaten Muba.
Sementara, Pj Bupati Muba, H Yusnin mengatakan, tujuan rapat hari ini, untuk memperjuangkan kesejahteraan bagi masyarakatnya. Menurut dia, pada dasarnya tidaklah banyak keinginan masyarakat kepada pemerintah, ada tiga hal yaitu infrastruktur, air bersih dan listrik. “Pada kesempatan ini, kita akan bahas tuntas terkait permasalahan listrik yang pada hal ini PT PLN yang merupakan bagian dari pemerintah juga,” ujarnya.
Sedangkan, menanggapi dari apa yang disampaikan oleh pihak PT PLN terkait kendala yang dihadapi, Pj Bupati meminta, agar Camat dan Kades/Lurah berkoordinasi dengan pihak PLN agar melakukan mediasi dengan masyarakat terkait.
“Saya beri waktu satu minggu ini untuk melakukan mediasi dengan 29 orang masyarakat tersebut. Usahakan jangan menempuh jalur hukum, lakukan pendekatan dengan masyarakat. Beri pengertian bahwasannya pembangunan tiang tower ini berguna untuk menambah tegangan daya listrik, sehingga permasalahan listrik di Kabupaten Muba ini target pada Juni 2017 dapat terselesaikan,” tukasnya. (cak)

















