PANGKALPINANG, fornews.co – Pemkab Musi Banyuasin sebagai pemegang saham terbesar kedua Bank Sumsel Babel (BSB) setelah Pemerintah Provinsi Sumsel berupaya memberikan masukan dan solusi terbaik untuk kemajuan BSB.
Dalam kesempatan menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Pembangunan Daerah Sumatra Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) Tahun Buku 2019 di Novotel Bangka, Senin (09/03) Bupati Muba Dodi Reza Alex yang diwakili Wakil Bupati Muba Beni Hernedi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin lebih memfokuskan pada upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Terutama mendorong usaha tani dan menumbuhkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
“Berbagai hal dibahas, baik mengenai dividen, langkah dan kebijakan serta tantangan yang dihadapi ke depan. RUPS ini merupakan rapat pertama yang dilaksanakan di Provinsi Babel, terkait sejauh mana Sumsel memberikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) termasuk Muba. Harapan kita berikutnya BSB di Muba semakin mampu bersaing dan semakin memimpin layanan perbankan di Muba,” ujar Beni.
Beni menjelaskan, BSB adalah bank milik daerah mitra pemerintah dalam membangun daerah. Maka dari itu, dia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Musi Banyuasin untuk menabung di BSB.
“Bank Sumsel Babel ini akan semakin besar jika masyarakat merasa memiliki dengan terus meningkatkan saldo tabungan dan yang belum menabung ayo membuka tabungan dan BSB,” ajaknya.
Sementara itu, dalam laporan Corporate Secretary Bank Sumsel Babel Faisol Sinin pada RUPS kali ini, kinerja perusahaan BSB tahun 2019 mengalami peningkatan. Mencatatkan laba bersih 2019 sebesar Rp363 miliar atau tumbuh 10,62% dibanding tahun 2018 senilai Rp328 miliar, BSB membagikan dividen senilai Rp181,5 miliar.
“Berdasarkan hasil penilaian Kantor Akuntan Publik Doli, Bambang, Sulistiyanto, Dadang & Ali (DBSD&A), bahwa Laporan Keuangan Bank Sumsel Babel Tahun Buku 2019 dinyatakan dengan pendapat telah menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material,” terangnya.
Sedangkan untuk penilaian Self Assessment Bank Sumsel Babel mengenai tingkat kesehatan bank berdasarkan risiko per 31 Desember 2019, BSB memperoleh Peringkat Komposit 2 (PK 2) dengan predikat Sehat. (ije)

















