
– Beruge FC Borong Penghargaan Kuryana Azis Cup III
BATURAJA-Tim kesebelasan Beruge FC asal Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya, rebut kejuaran Turnamen Sepakbola Kuryana Azis Cup setelah menaklukan kesebalasan Remaja FC dari Kecamatan Baturaja Barat, di final Turnamen Sepakbola Kuryana Azis Cup dengan skor 0-1 yang digelar di Stadion Madya Kemiling Baturaja, Jumat (28/10).
Pantauan di lapangan, sepanjang babak pertama Remaja FC mendominasi pertandingan, namun sampai turun minum babak pertama, tidak dapat merubah skor tetap 0-0. Meskipun diguyur hujan sepanjang pertandingan permainan keduanya tetap menunjukan performa terbaiknya. Gol pun baru tercipta melalui tendangan keras striker Beruge FC Martino, yang berhasil membobol gawang Remaja FC di menit-menit pertama babak kedua.
Torehan gol dari pemilik nomor punggung 10 itu, merupakan satu-satunya gol hingga wasit meniupkan peluit terakhirnya pada babak final meski beberapa kali penyerang dari Remaja FC membuat kiper asuhan Kecamatan KPR harus bekerja ekstra menjaga gawangnya untuk mencetak gol balasan, sehingga menghantarkan Beruge FC meraih juara satu Turnamen Sepakbola Kuryana Azis Cup III 2016.
Ketua Panitia Turnamen Sepakbola Kuryana Azis Cup III Sarjono menyampaikan, tim kesebelasan yang menaiki podium (juara) 1 selain mendapat tropi dan piagam juga mendapat uang pembinaan sebesar Rp6 juta serta menerima tropi bergilir. Adapun juara 2 mendapat uang pembinaan sebesar Rp4 juta. Sedangkan juara 3 dan 4 masing-masing mendapat uang pembinaan Rp2 juta. Terhadap pemain terbaik, pencetak gol terbanyak dan kiper terbaik juga mendapat uang pembinaan masing-masing Rp500.000.
“Turnamen Sepakbola Kuryana Azis Cup III, ini juara 1 di raih oleh Beruge FC dari Kecamatan KPR, juara 2 diraih oleh Remaja FC dari Kecamatan Baturaja Barat, juara 3 Fortuna FC dan juara 4 di raih okeh Porsega FC, keduanya merupakan kesebelasan dari Kecamatan Lubukraja,” ujarnya, sembari menyebutkan pemain terbaik di raih Jaka Sunandar (Beruge FC), pencetak gol terbanyak diraih oleh Martino (Beruge FC), dan kiper terbaik diraih oleh Renol dari Fortuna FC.

Selanjutnya Sarjono menjelaskan, tujuan kegiatan Turnamen ini, untuk mencari bibit – bibit terbaik dari club-club sepakbola yang tersebar di setiap kecamatan. “Kegiatan ini akan kita gelar setiap tahun, yang tujuannya untuk memotivasi remaja dalam bidang olahraga sepakbola. Mudah-mudahan ke depan akan lebih banyak lagi pemain baru yang berpotensi dan akan kita kembangkan lagi,” katanya.
Sebelumnya, Bupati yang merangkap Ketua Asosiasi PSSI OKU Ketua Drs H Kuryana Azis menegaskan, turnamen ini diadakan sebagai ajang penjaringan talenta muda yang berbakat mengolah sikulit bundar (sepakbola) kebanggan Bumi Sebimbing Sekundang, yang dipersiapkan menuju Porprov mendatang.
“Saya tidak ingin hal yang sama terulang lagi, seperti yang terjadi pada Porprov di Lubuklinggau, dimana tim sepakbola kita tidak pernah menang malah menjadi bulan-bulanan tim lain. Setiap bertanding pasti itu kata lawan kalau musuh OKU, enak bisa jadi sarang gol. Saya tidak ingin lagi itu terulang,” kenangnya.
Pada turnamen tersebut panitia membatasi usia maksimal 18 tahun, mengingat untuk atlet Porprov maksimal umur 19 tahun. “Dari tim-tim sepakbola yang ikut berpartisipasi disaring lagi dan diambil 22 pemain untuk dijadikan satu tim andalan kita (OKU) yang akan diikut sertakan pada setiap turnamen di level lebih tinggi (provinsi),” ucapnya.
Karenanya Kuryana berpesan, ke depan harus lebih ditingkatkan lagi prestasi yang sudah ada. “Bagi yang menjadi juara jangan mudah puas, karena itu akan mengurangi semangat untuk berlatih lebih baik lagi. Sedangkan untuk yang belum meraih juara teruskan perjuangan, perbaiki kekurangan, dengan semangat suatu saat akan menjadi juara,” tukasnya. (ibr)

















