PALEMBANG, fornews.co – Permainan keras diperagakan tuan rumah PSMS Medan saat menjamu Sriwijaya FC di pertandingan pekan 9 Liga 2 2019 di Stadion Teladan, Medan, Kamis (01/08) sore. Hal itu membuat Sriwijaya sulit mengembangkan permainan.
PSMS yang terkenal dengan gaya pressing rap-rap mendominasi pertandingan. Kehilangan bola, dua sampai tiga pemain Ayam Kinantan akan melakukan pressing kepada pemain Sriwijaya yang menguasai bola. Bahkan tidak jarang, untuk merebut bola kembali atau memutus alur serangan Sriwijaya, pemain PSMS melakukan pelanggaran demi pelanggaran.
Namun sayang dari sekian kali pelanggaran keras yang dilakukan pemain PSMS, wasit Bardan Landihae dari Kalimantan Barat hanya mengeluarkan dua kartu kuning masing-masing untuk Syaiful Ramadhan (menit 19) dan Kesuma Satria Yudistira (29). Sementara akibat dari benturan yang dilakukan pemain PSMS, beberapa pemain Sriwijaya mengalami gangguan pada kondisinya. Hingga akhirnya Rizsky Dwi Ramadhana harus ditarik keluar menit 42 karena cedera dan digantikan Siswanto.
Satu-satunya gol di babak I menjadi milik tuan rumah. Adalah Natanael Siringo Ringo yang mampu menjebol gawang Sriwijaya yang dijaga Galih Sudaryono menit 24. Berawal dari tendangan bebas Legimin Raharjo di tengah lapangan, bola mengarah ke sisi kiri kotak penalti Sriwijaya. Mengira bola akan keluar sehingga hanya ada dua pemain Sriwijaya yang merespons menutup arah bola. Tapi ternyata bola dikembalikan Rendi Saputra ke tengah kotak penalti yang disambut Natanael Siringo Ringo yang berdiri bebas dengan sundulan ke gawang Galih Sudaryono. (ije)
















