PALEMBANG, fornews.co – Tidur di pagi hari bagi ibu hamil kerap disebut-sebut sebagai kegiatan yang berbahaya. Lantas, apakah hal ini benar adanya atau hanya sekadar mitos.
Bagi ibu hamil, khususnya bagi mereka yang baru pertama menjalani masa kehamilan kerap bertanya-tanya akan hal ini. Dilansir dari sehatq, sebenarnya, tidak ada masalah jika Anda tidur selama beberapa jam di pagi hari selama tidak berlebihan.
Apalagi, jika malam sebelumnya Anda susah tidur (insomnia). Justru, hal ini diperlukan sebagai ‘pengganti’ dari jam tidur yang kurang di malam hari akibat insomnia atau sleep apnea.
Studi dari American Journal of Obstetrics and Gynecology tahun 2004 menyebutkan bahwa wanita hamil yang hanya tidur selama 6 jam atau kurang, lebih berisiko untuk melahirkan secara caesar. Selain itu, penelitian tahun 2009 menyebutkan bahwa kurang tidur pada ibu hamil bisa berujung pada komplikasi, berupa:
Preeklampsia
Tekanan darah tinggi (hipertensi).
Sementara bagi janin, dampak dari waktu tidur yang kurang bisa menyebabkan kurangnya kadar oksigen dalam jaringan tubuhnya. Dalam bahasa medis, kondisi ini disebut sebagai hipoksia.
Meski aman, bukan berarti ibu hamil boleh tidur di pagi hari selama yang mereka inginkan.
Menurut penelitian yang dilansir dalam jurnal Birth Issues in Perinatal Care tahun 2019, wanita hamil tidur selama lebih dari 9 jam dengan posisi menghadap kanan berisiko mengalami bayi lahir mati (stillbirth).
Hal ini berkaitan dengan organ hati yang dapat menekan sirkulasi ke rahim. Jadi, bolehkah ibu hamil tidur saat pagi hari? Idealnya durasi tidur ibu hamil adalah 8 jam dalam semalam. Akan tetapi, ada kondisi yang membuat bumil mungkin membutuhkan waktu lebih untuk beristirahat.
Pada awal masa kehamilan atau trimester pertama, misalnya. Trimester pertama kehamilan kerap membuat ibu hamil jadi lebih lelah dari biasanya.
Oleh karena itu, bumil dapat menyesuaikan waktu tidurnya menjadi lebih lama. Salah satunya dengan tidur selama beberapa jam di pagi hari.
Namun, pastikan juga untuk tidak terlalu lama tidur di pagi hari karena ini justru dapat menyebabkan tubuh jadi lemas dan tidak bugar.
Alasan ibu hamil kerap perlu waktu tidur di pagi hari adalah rasa kantuk akibat susah tidur pada malam harinya. Sebagaimana dilansir dari Kids Health, kondisi tersebut juga disebabkan oleh faktor-faktor lain, seperti asam lambung naik, bolak-balik ke toilet untuk buang air kecil, jantung berdebar-debar, sesak napas, dan nyeri punggung.
Kondisi tersebut mungkin tidak bisa dihindari. Oleh sebab itu, tidak masalah jika Anda ingin tidur sebentar di pagi hari. Namun, ikuti tips berikut agar tidur pagi bagi bumil aman dan menyehatkan.
1. Pasang alarm agar waktu tidur ibu tidak kurang atau berlebihan.
2. Tidur dengan posisi tidur ibu hamil ideal, yakni menyamping.
3. Gunakan bantal khusus ibu hamil.
4. Pastikan alas tidur nyaman untuk ditiduri. (rif)
















