PALEMBANG, fornews.co – Setelah mundur satu hari, Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) akhirnya digelar di Hotel Grand Inna Daira Palembang, Rabu (06/03) pagi.
RUPS dihadiri Muddai Madang (Dirut PT SOM yang lama), Asfan Fikri Sanaf (Dirut PT SOM yang baru) Abdin Kemal (perwakilan Yayasan Sepak Bola Sriwijaya), Faisal Mursyid (Sekretaris PT SOM), Amir (penasihat keuangan PT SOM), Iwan (notaris) dan disaksikan Ketua DPRD Sumsel MA Gantada yang kebetulan berada di lokasi.
“RUPS sudah dilaksanakan. Sudah ada pengalihan saham dari Pak Muddai ke Pak Asfan. Artinya secara legalitas ini sudah berjalan. Selanjutnya akan ada pertemuan-pertemuan yang membicarakan masalah teknis pelaksanaan selanjutnya,” ujar Sekretaris PT SOM Faisal Mursyid.
Faisal mengatakan, penyusunan manajemen merupakan kewenangan penuh Dirut PT SOM. Dalam RUPS tadi Asfan menginginkan manajemen diisi orang-orang profesional yang memiliki kompetensi di bidang masing-masing.
“Cuma kita tidak menunggu (penyusunan manajemen) itu, yang kita utamakan adalah proses rekrutmen pelatih dan pemain. Mengenai susunan manajemen nanti Pak Asfan yang akan memutuskan sambil berjalan,” kata Faisal.
Menurut Faisal, dalam RUPS disepakati pembenahan manajemen dan kesiapan tik dilaksanakan secara berbarengan. Sebab proses pembentukan tim tidak bisa menunggu lebih lama lagi.
“Kita harapkan dalam waktu dekat ini sudah ada titik terang tentang pembentukan tim ini. Yang pertama pastinya ditentukan siapa yang akan menjadi pelatih. Baru selanjutnya rekrutmen pemain-pemain yang dinominasikan. Untuk pemain memang sudah ada beberapa nama terutama pemain-pemain muda yang mengikuti Piala Indonesia kemarin. Sambil menunggu mungkin ada saran dan masukan dari pelatih mengenai komposisi tim,” tuturnya.
Mengenai pelatih, kata Faisal, ada beberapa nama yang dinominasikan. Namun Faisal meminta publik bersabar karena tim internal Sriwijaya FC masih melakukan penilaian.
“Mohon bersabar, dalam beberapa hari ini mungkin sudah ada kejelasan. Karena kita menentukan pelatih ini berdasarkan CV, pengalaman, jadi kita hati-hati benar soalnya menentukan pelatih ini sangat krusial. Jadi mohon bersabarlah,” tukasnya. (ije)

















