PALEMBANG, fornews.co – Meski sudah kedatangan bek tengah asal Kamerun, Muhammadou Alhadji, namun Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Rahmad Darmawan belum memberikan jaminan bergabungnya pemain yang tengah menjalani proses naturalisasi sebagai WNI itu.
Ditemui usai memimpin latihan Rabu (3/1) sore, RD menyatakan masih akan melihat perkembangan pemain di sesi latihan maupun uji coba yang dijalani Laskar Wong Kito. Hal itu untuk memastikan bahwa pemain tersebut memang cocok untuk kebutuhan tim.
“Kita tunggu saja perkembangan beberapa hari ke depan untuk melihat kemampuannya. Termasuk soal proses naturalisasinya yang tinggal menunggu pengesahan,” ujar RD.
Ditegaskan RD, meski nantinya Alhadji sukses mendapat status WNI, namun dirinya belum bisa menyatakan hal itu sebuah keuntungan atau bukan bagi SFC.
“Walaupun naturalisasi tapi kualitasnya (Alhadji) tidak seperti yang diperlihatkan saat membela Semen Padang FC maka saya juga tidak akan rekomendasi untuk dikontrak,” tegas RD.
Meski Alhadji telah mengikuti latihan Rabu (3/1) sore, namun hal itu belum cukup bagi RD untuk memberikan penilaian. Sebab untuk menilai pemain berstatus trial itu, RD membutuhkan game session baik internal maupun dengan lawan tanding.
“Sabtu (6/1) nanti ada game session. Disitulah baru saya bisa menilai perkembangan seluruh pemain termasuk Alhadji,” kata pensiunan perwira menengah TNI AL itu.
Mengenai kemungkinan gagal merekrut Alhadji seperti halnya persoalan Herman Dzumafo Epandi beberapa waktu lalu, RD menyatakan dirinya selalu menyiapkan rencana A, B dan C dalam setiap proses perekrutan pemain.
“Hal itu untuk mengantisipasi jika situasi tidak sesuai yang kita harapkan. Termasuk soal (perekrutan) Alhadji,” pungkas RD. (ije)
















