PALEMBANG, fornews.co – Pemkab Muba bersama UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah Benakat menginisiasi marketplace Jejak.In, untuk memfasilitasi para pihak mengadopsi pohon Unglen yang kelestariannya mulai langka.
Terlebih, pada Januari 2021 Plt Bupati Muba, Beni Hernedi sudah memulai mengadopsi pohon Unglen berdiameter 150 cm, yang akrab disebut OemakOnglen hingga tahun 2026 mendatang.
Kepala UPTD KPH Wilayah Benakat, Neneng H Leliana Shut mengatakan, bahwa konsep marketplace ini akan menjadi yang pertama di fasilitasi oleh Kabupaten Muba.
“Jadi para pihak yang ingin mengadopsi lebih mudah lagi dengan cara mengakses Jejak.In,” ujar dia, dalam Rapat Pembahasan Program Adopsi Pohon OemakOnglen di Kabupaten Muba, Jumat (19/11/2021).
Neneng menyampaikan, saat ini sudah ada 346 OemakOnglen yang teridentifikasi dan 20 diantaranya sudah diadopsi. Keberadaan pohon-pohon tersebut ada di Jirak Jaya dan Sungai Keruh
“Nilai donasi untuk adopsi yakni Rp200-600 ribu. Donasi pohon asuh ini dialokasikan 70 persen untuk operasional OemakOnglen dan 30 persen untuk operasional pengelolaan wisata hutan,” ungkap dia.
Sementara, Plt Bupati Muba, Beni Hernedi menuturkan, konsep marketplace ini diyakini menjadi solusi pembiayaan untuk terus memaksimalkan pelestarian hutan dan mewujudkan pembangunan hijau berkelanjutan.
“Kita ketahui keberadaan pohon Unglen ini kan sudah mulai langka, jadi kita harus melakukan terobosan dan marketplace Jejak.In bisa menjadi solusi,” tutur dia.
Beni melanjutkan, akan mengajak semua pihak turut andil melestarikan hutan dengan konsep berkelanjutan.
“Semoga marketplace Jejak.In dapat lebih masif melestarikan keberadaan OemakOnglen khususnya di wilayah Muba,” tandas dia. (aha)

















