
PALEMBANG, fornews.co-Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumsel Andika Pranata Jaya menyatakan, bahwa pihaknya tidak banyak menemui pelanggaran kampanye dari masing-masing calon kepala daerah, pada Pilkada Musi Banyuasin (Muba).
“Tren kampanye di Muba, masing-masing calon kepala daerah lebih melakukan blusukan dengan langsung mendatangi kantong- kantong suara,” ujarnya, saat dibincangi di Kantor KPU Sumsel, Rabu (11/01).
Andika menuturkan, kondisi sekarang sangat berbeda dengan pola kampanye pada pilkada sebelumnya. Karena, sebelumnya setiap calon kepala daerah memilih metode terbuka, dengan mendatangkan artis dan mengumpulkan massa dilapangan.
“Sekarang memang banyak pembatasan di Muba. Seperti, untuk kampanye akbar hanya satu kali, begitu juga dengan tatap muka yang hanya beberapa kali, selebihnya ketemu warga. Ini sifatnya tidak massal, jadi potensi pelanggarannya juga berkurang,” tuturnya, seraya mengatakan, Bawaslu juga belum menemui pelanggaran di media sosial.
“Nantikan pada calon sudah ada jatah kampanye, seperti debat kandidat. kemudian visi misi juga sudah disampaikan. Jadi yang sifatnya hoax nggak ada. Namun, kami tetap mengantisipasi pada hari terakhir, jelang habisnya masa kampanye dan jelang pemungutan suara,” tandasnya. (tul)
















