SEKAYU, fornews.co – Plt Bupati Muba, Beni Hernedi mengingatkan, agar pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 22 November mendatang, semua calon harus siap menang dan siap kalah.
“Bagi calon Kades yang terpilih, untuk tidak terlalu bereuforia dan bagi yang belum terpilih harus sabar dan tetap menghormati jalannya proses demokrasi,” ujar Beni, pada acara Deklarasi Damai Pilkades serentak, di Opproom Pemkab Muba, Kamis (18/11/2021).
Beni mengatakan, Pilkades ini merupakan pelaksanaan kedaulatan rakyat di desa, dalam rangka memilih Kepala Desa yang bersifat langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Pada tahun 2021 lalu, Pilkades serentak dilaksanakan dalam kondisi bencana non alam atau di masa pandemi COVID-19.
“Walau saat ini Muba berstatus zona hijau, tetapi kita semua wajib tetap mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 khusus pada tahapan pemungutan dan penghitungan suara Pilkades serentak,” kata dia.
Beni mengimbau, kepada seluruh masyarakat dan semua unsur yang terlibat pada para calon kepala desa, untuk bersama-sama siap mensukseskan pelaksanaan Pilkades serentak 2021 di Muba secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil, damai, aman, tertib, demokratis dan bermartabat demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa.
“Para calon Kades untuk berkompetisi dengan tetap menjunjung tinggi kejujuran, sportifitas, dengan mengedepankan sikap santun serta damai,” tegas dia.
Kepala Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa (PMD) Muba, Richard Cahyadi AP melaporkan, pada pemilihan calon Kepala Desa masa jabatan 2021-2027 tercatat ada sebanyak 243 calon Kepala Desa (cakades) dari 74 desa dari 15 Kecamatan.
Dengan rincian, Kecamatan Sekayu 1 desa, Sungai Keruh 1 desa, Babat Supat 1 desa, Plakat Tinggi 2 desa, Sungai Lilin 2 desa, Jirak Jaya 4 desa, Keluang 5 desa, Bayung Lencir 5 desa, Lais 6 desa, Batanghari Leko 7 desa, Tungkal Jaya 6 desa, Lawang Wetan 6 desa, Babat Toman 9 desa, Lalan 9 desa Sanga Desa 11 desa.
“Untuk jumlah TPS sebanyak 278, dengan jumlah DPT sebanyak 118.000 mata pilih, yang tesebar di 280 TPS dalam 15 kecamatan,” terang dia.
Sementara, Kapolres Muba AKBD Alamsyah Pelupessy SIK MSi menuturkan, sebenarnya pada Pilkades kali ini tidak ada desa yang rawan. Hanya perlu perhatian sedikit lebih khusus, sehingga diharapkan desa-desa yang sudah kita mapping ini bisa menjadi aman.
Karena jauh dari sebelum Pilkades ini sudah dilakukan tahapan-tahapan dan upaya menjadikan semua desa yang melaksanakan Pilkades bisa berjalan aman.
“Ada 24 desa yang tergolong perlu perhatian lebih pengamanannya, kemungkinan pelaksanaan nanti sudah aman. Anggota yang kita turunkan sekitar 300 personel, nanti juga ada backup dari BKO Polda Sumsel. namun kita harapkan tidak sampai turun, kita yakin masyarakat Muba sudah cerdas dalam memilih di pesta demokrasi, jadi kita doakan Pilkades di Muba berjalan aman dan sukses,” tandas dia. (aha)

















