PALEMBANG, Fornews.co – Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Virus Corona atau COVID-19 Sumsel menyebutkan jika Kota Lubuklinggau bukan merupakan zona merah. Hal ini menyusul adanya penyebaran kasus positif lokal di kota tersebut.
Demikian disampaikan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumsel saat memberikan keterangan pers, Kamis (30/04).
“Hingga saat ini Lubuklinggau belum masuk dalam kategori zona merah atau peta merah dalam penyebaran kasus COVID-19 di Sumsel,” kata Yusri sebagai Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumsel.
Ia mengakui jika kasus konfirmasi positif di Lubuklinggau merupakan transmisi lokal. Namun, hanya sebatas generasi satu kluster. Dirinya mencontohkan pasien A menular ke pasien B dan menular ke pasien C. Jika, kasus tersebut melintas ke generasi lain atau masyarakat lainnya maka transmisi lokalnya sudah menyebar dan artinya Lubuklinggau masuk dalam zona merah atau peta merah.
“Sejauh ini masih sebatas generasi satu kluster belum menyebrang ke generasi atau masyarakat lainnya, jadi tidak masuk dalam zona merah,” ujarnya.
Saat ini, berdasarkan data dari Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumsel pihaknya mencatat terjadi penambahan kasus untuk Kota Lubuklinggau yakni sebanyak tiga kasus dengan rincian kasus 146, perempuan berusia 55 tahun asal Lubuklinggau dengan status penyebaran lokal. Kasus 147, perempuan berusia 50 tahun asal Lubuklinggau dengan status penyebaran lokal. Dan kasus 148, perempuan berusia 30 tahun asal Lubuklinggau dengan status penyebaran lokal.
“Saat ini, untuk zona merah di wilayah Sumsel yakni Kota Palembang, Prabumulih, dan OKU,” tutupnya.
Untuk diketahui, berdasarkan data dari Gugus Tugas Penanganan COVID-19 di Sumse saat ini total Orang Dalam Pemantauan yakni sebanyak 3.930 orang dengan rincian 2.272 orang selesai pemantauan dan 1.658 orang masih dalam proses pemantauan.
Sedangkan, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yakni sebanyak 199 orang dengan rincian 114 orang selesai pengawasan dan sisanya 85 orang dalam proses pengawasan. Dari jumlah tersebut, total sampel yang diperiksa yakni sebanyak 830 sampel dengan rincian 541 OTG, 225 PDP dan 64 PDP.
Untuk sampel positif yakni sebanyak 150 orang, negatif 167 orang dan masih dalam proses sebanyak 513 orang. (lim)

















